Anda Juga Bisa Loh, Membersihkan dan Merawat Produk Kulit Handmade dengan Bahan Dapur


Ternyata merawat dan membersihkan produk kulit tidak terlalu susah

Ternyata merawat dan membersihkan produk kulit tidak terlalu susah (via pixabay.com)

Halo Jakartans! Beberapa produk kulit seperti tas kulit, sepatu kulit, dompet kulit, dan sofa kulit mungkin akan sering kotor karena digunakan di luar ruangan dan/atau digunakan secara konsisten dan terus menerus. Bentuk kotornya juga beragam, mulai dari noda biasa hingga bekas luntur karena menempel dengan pakaian lain (misalnya dompet yang selalu disimpan di saku celana jeans).

Untuk membersihkan dan merawat produk handmade kulit kesayangan, Anda bisa menggunakan produk pembersih khusus. Tapi, jika Anda tidak bisa atau tidak mau mengeluarkan uang untuk membeli produk pembersih ini, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang sering Anda temukan di dapur sebagai alternatif. Selain lebih murah dan bisa ditemukan hampir di mana saja, membersihkan dan merawat produk kulit handmade dengan bahan-bahan ini juga tidak begitu merepotkan.

Sebelum mulai membaca, Anda harus ingat dua hal ini :

  • Baca terlebih dahulu instruksi perawatan yang disediakan oleh pengrajin atau brand tempat Anda membeli produk kulit handmade. Jangan sampai Anda menggunakan bahan yang ternyata dilarang (dan malah merusak produk milik Anda).
  • Jangan gunakan panduan ini di kulit suede. Suede punya tips dan cara perawatan yang berbeda karena permukaannya berbeda dengan kulit biasa.

Bersihkan noda pada kulit handmade dengan sari lemon atau jeruk nipis.

Untuk bahan yang ini, Anda perlu sari jeruk nipis atau lemon dan krim tartar dengan takaran yang sama, dan juga kain atau spons yang halus/lembut. Jika Anda sudah punya bahannya, ikuti langkah ini :

  • Campur jeruk nipis dan krim tartarnya ke dalam satu wadah hingga rata.
  • Oleskan campuran pembersihnya menggunakan kain atau spons lembut ke bagian yang kotor.
  • Jika nodanya masih membandel, oleskan sekali lagi, lalu diamkan selama beberapa jam.
  • Bersihkan kain atau spons yang Anda gunakan, atau siapkan kain atau spons yang lain.
  • Basahi kain atau sponsnya dengan air bersih, lalu bilas permukaan yang Anda bersihkan dengan kain basah tersebut.
  • Ulangi beberapa kali sampai sisa campuran pembersihnya terangkat semua.
  • Angkat sisa airnya dengan kain bersih yang kering.

Kalau Anda tidak punya krim tartar, Anda bisa menggunakan jeruk nipis saja. Cukup teteskan sarinya ke kain bersih, lalu oleskan ke bagian yang terkena noda. Kemudian bilas dengan kain bersih.

Membuat conditioner dengan cuka dan minyak zaitun.

Untuk membuat produk kulit handmade yang Anda beli tidak kusam dan tetap terlihat seperti baru, Anda bisa membeli dan menggunakan conditioner. Tapi, Anda bisa membuat conditioner sendiri menggunakan cuka dan minyak zaitun.

  • Bersihkan terlebih dahulu permukaan produk kulitnya.
  • Campur cuka dan minyak zaitun dengan perbandingan 1:2 ke dalam sebuah wadah.
  • Oleskan seluruh permukaan produk kulitnya dengan kain yang lembut.
  • Diamkan hingga 12 jam.
  • Angkat sisa cairan conditioner-nya dengan kain bersih.

Anda bisa membuat conditioner ini dalam jumlah banyak dan menyimpannya untuk digunakan lagi nanti. Cukup pastikan Anda menyimpannya di wadah yang tutupnya rapat seperti toples selai. Selain itu, kalau Anda tidak suka dengan bau cuka, Anda bisa menambahkan beberapa tetes sari jeruk nipis untuk menutupi bau cukanya.

Bahan-bahan alternatif lain.

Anda harusnya bisa menemukan jeruk nipis dengan sangat mudah. Tapi, kalau Anda memang tidak punya atau sedang kehabisan jeruk nipis, Anda bisa menggunakan beberapa bahan lain seperti alkohol oles, sabun bayi, minyak bayi, mayones, atau pasta gigi (yang non-gel).

Tapi, meskipun Anda bisa membersihkan produk kulit handmade dengan bahan yang murah dan mudah didapat, alangkah baiknya jika Anda menjaga perlakuan dalam menggunakan produk kulit handmade. Misalnya, kalau Anda punya dompet kulit, ada baiknya Anda mengeluarkan dompet dari saku celana tiap kali Anda akan duduk. Karena, jika digunakan terlalu sering, bahan-bahan pembersih yang Anda gunakan bisa saja berdampak kurang baik, apalagi jika bahan yang Anda gunakan kualitasnya kurang bagus.

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.