Aplikasi Perpustakaan Digital iJakarta Terus Berkembang


Halo Jakartans! Merasa perlu berbagi dan menemukan teman baru dengan minat yang sama dalam buku? Coba iJakarta, aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang bersiap menjadi aplikasi gaya hidup berbasis konten.

Dengan “cerdik”, aplikasi ini menggunakan kecenderungan para pengguna media sosial yang seringkali berbagi kegiatan dan minat mereka, iJakarta menyediakan platform yang luas. Pengguna dapat mem-posting buku apa yang sedang mereka baca, mereka juga dapat menemukan pengguna dengan minat yang sama, dan mereka kemudian dapat membangun interaksi dan komunitas di dalam aplikasi.

Diluncurkan pada Oktober 2015 silam, aplikasi ini sekarang memiliki lebih dari 106.000 pengguna. Ada 14.389 judul buku yang tersedia dari 62 penerbit.

Aplikasi iJakarta sebagai perpustakaan digital

Aplikasi iJakarta sebagai perpustakaan digital (via beritasatu.com)

iJakarta digagas oleh Aksaramaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Keterlibatan tokoh masyarakat dalam kampanye literasi telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pengguna baru. Bahkan, beberapa Pemerintah Daerah lain juga telah menyatakan minat mereka dalam membangun perpustakaan digital di daerah masing-masing. Masa depan perekonomian negara salah satunya terletak di perpustakaan sebagai sarana edukasi masyarakatnya.

Sistem perpustakaan digital ini sedikit berbeda dari yang konvensional, di mana ada batasan waktu pinjaman dan jumlah buku yang dapat dipinjam dalam satu minggu. Di aplikasi, ketika seorang pengguna tidak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu, maka secara otomatis mereka tidak akan dapat membacanya lagi.

Seluruh informasi buku dapat Anda lihat dalam aplikasi, termasuk berapa banyak salinan buku yang tersedia serta komentar dari pengguna lain. Ketika semua salinan judul telah dipinjam, maka pengguna akan masuk ke daftar tunggu (waiting list).

Pengguna juga dapat menyumbangkan buku ke perpustakaan digital iJakarta, dan mereka juga dapat mengajak komunitasnya untuk mengembangkan perpustakaan “online” di daerah mereka.

Sebenarnya, nomor daftar tunggu dapat menunjukkan pertanda baik bagi penerbit. Respon yang bagus dari pengguna terhadap buku digital biasanya berarti mereka juga akan meluncurkan dalam format cetak, dengan harapan menjadi best-seller.

Partisipasi publik sangat diperlukan untuk perkembangan e-pustaka, atau perpustakaan digital, baik itu individu, kelompok, atau organisasi nirlaba. Salah satu keunggulan lain perpustakaan digital ini, yaitu dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan dapat menjadi media bagi pengguna dan pembaca dalam berbagi referensi, membangun dialog atau sebagai platform untuk menerbitkan karya penulis pemula.

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.