Asinan Kamboja, Pedas Manisnya Bikin Ketagihan


Halo Jakartans! Nama ‘asinan kamboja’ bagi masyarakat Jakarta sudah tak asing lagi. Namun apa sih yang membuat kuliner khas Betawi ini begitu terkenal?

Hmm… ternyata kekuatan rasa asinan kamboja terletak pada kuahnya yang khas, kental dan gurih yang dominan tanpa meninggalkan rasa manis dan pedas asam yang menyegarkan. Nama aslinya sebenarnya adalah asinan Betawi alm H Mansyur, sebutan asinan kamboja diberikan dari mulut ke mulut para pelanggan setia asinan yang sudah berdiri sejak akhir 60-an ini. Kamboja sendiri merujuk pada lokasi di mana warung asinan ini berdiri, yakni di Jalan Taman Kamboja III, Rawamangun, Jakarta Timur. Lokasinya bersebrangan jalan dengan Rumah Sakit Persahabatan.

Warung Asinan Betawi H Mansyur di Rawamangun

Warung Asinan Betawi H Mansyur di Rawamangun (via pergikuliner.com)

Di seputaran jalan Taman Kamboja sendiri sebenarnya ada rumah makan asinan betawi lain yang juga cukup terkenal. Lokasinya tak terlalu jauh dari asinan Betawi H Mansyur ini, alhasil jika Anda baru pertama kali, pastikan bahwa warung asinan yang Anda kunjungi adalah warung asinan Betawi H Mansyur.

Sebagaimana asinan Betawi umumnya, asinan Betawi H Mansyur ini memadukan aneka sayuran segar, cacahan halus kol atau kubis, tauge segar, selada hijau serta potongan tahu putih. Tahu yang digunakan sudah dikukus sebelum disajikan bersama aneka sayuran.

Sebagai pelengkap sekaligus topping asinan, tak lupa taburan kacang tanah sangrai dan kerupuk merah yang biasa ditemukan pada lontong sayur padang dan remahan kerupuk mie. Ada juga kerupuk mie kuning khas asinan. Jika topping dirasa masih kurang, Anda bisa menambah kerupuk mie. Tentu dengan bayaran ekstra.

Pembeda lain dari asinan kamboja ini justru ada pada saus asinan yang menjadi “kuah” asinan ini. Saus asinan ini juga menjadi kekuatan rasa dari asinan Betawi yang satu ini. “Kami pakai bumbu kacang untuk kuahnya. Kacangnya harus halus,” kata Ayu salah satu pegawai asinan Betawi H Mansyur.

Kuah asinan kamboja berwarna cokelat kental paduan kacang tanah, gula merah yang dikinca hingga cuka yang membuatnya begitu segar. Rasa gurihnya sangat dominan. Jika kurang pedas, bisa ditambah dengan sambal. Atau jika terlalu pedas, bisa ditambah dengan “kincaan” gula merah.

Saat berpadu dengan sayuran, saus asinan ini menjadi sempurna. Renyah sayuran bertemu dengan rasa gurih, pedas, manis, segar dari kuah asinan sayur yang cukup melimpah. Sedikit sulit digambarkan, tapi rasanya cukup ramai dan sempurna.

Asinan Betawi terdiri dari sayuran seperti toge, kol, selada, timun, dan tahu putih yang disiram dengan kuah kacang dan kerupuk mie kuning

Asinan Betawi terdiri dari sayuran seperti toge, kol, selada, timun, dan tahu putih yang disiram dengan kuah kacang dan kerupuk mie kuning (via travelingyuk.com)

Tak hanya memadukannya dengan sayuran, cara terbaik lain untuk menikmati saus kuah asinan legendaris ini adalah dengan mencocolnya bersama dengan kerupuk mie. Biarkan kerupuk mie sedikit terendam dalam saus kuah, itu yang menambah lezat.

Asinan Betawi H Mansyur tidak hanya menyediakan asinan sayuran. Varian lainnya adalah asinan buah. Tapi, sajian asinan buah ini sedikit berbeda dari asinan sayuran. Kuah asinan buah lebih encer. Rasa asam dan pedasnya juga jauh lebih kuat serta buah-buahannya pun terasa begitu renyah.

Konsistensi dalam menjaga cita rasa dan resep asinan secara turun temurun menjadikan asinan Betawi H Mansyur melegenda hingga saat ini. Penggemarnya juga sudah lintas generasi.

“Ada yang datang sekeluarga bersama anak dan cucunya karena mereka memang pelanggan lama banget,” kata Ayu sembari meracik pesanan para pelanggan asinan. Sejak didirikan pada 1968 lalu, para pelanggan asinan Betawi satu ini juga tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga di luar Jakarta bahkan hingga mancanegara. “Kayanya dari Sabang sampai Merauke. Bahkan sampai ke Belanda dan Hongkong,” ucap Ayu. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.