Berbagai Fasilitas di Taman Kota Waduk Pluit


Halo Jakartans! Program normalisasi Waduk Pluit telah menampakkan hasil. Salah satunya adalah pembuatan taman yang berada di sisi barat waduk. Taman hijau yang diberi nama”Taman Kota Waduk Pluit” itu kini ramai dikunjungi pengunjung.

Di sana tersedia berbagai fasilitas untuk aktivitas rakyat. Ada ruang terbuka hijau, kursi taman, jogging track, tempat bermain anak, amphitheater, lapangan olahraga, dan lainnya. Sejak dimulai program normalisasi Waduk Pluit pada tahun 2013 silam, pembuatan taman merupakan salah satu prioritas dari mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pembuatan taman dan pengerukan waduk langsung dimulai begitu warga meninggalkan tempat tinggalnya yang berada di bantaran waduk. Total 20 hektar lahan warga yang telah berhasil dibebaskan, mulai dari sisi barat waduk hingga sisi utara dan timur waduk.

Normalisasi Waduk Pluit merupakan salah satu bagian dari 20 unggulan program Pemprov DKI Jakarta di era kepemimpinan Joko Widodo yang diteruskan oleh Basuki Tjahaja Purnama. Kala itu, normalisasi Waduk Pluit masuk dalam program penataan pembangunan situ, waduk, dan tanggul pengaman pantai. Termasuk di dalamnya juga pembangunan embung, pembebasan lahan, dan pembangunan waduk, serta pembangunan tanggul pengaman di pantai utara Jakarta.

Wajah Taman Kota Waduk Pluit kini

Wajah Taman Kota Waduk Pluit kini (via beritasatu.com)

 

Waduk Pluit sebagai penyangga limpahan air dan taman hijau bagi Jakarta Utara

Waduk Pluit sebagai penyangga limpahan air dan taman hijau bagi Jakarta Utara (via inews.id)

Sebagian besar dari sekitar 40 situ atau waduk yang ada di DKI Jakarta, Waduk Pluit termasuk waduk terbesar di Jakarta Utara, bahkan di wilayah DKI Jakarta. Waduk Pluit berlokasi di Jl. Pluit Selatan Raya atau di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Sebagaimana fungsi waduk yang ada di DKI Jakarta, Waduk Pluit berfungsi sebagai tangkapan air guna mengendalikan limpahan air hujan dan kiriman banjir dari wilayah hulu. Selain itu, juga berfungsi untuk penyediaan air bersih. Karena berlokasi di wilayah Penjaringan Jakarta Utara, maka Waduk Pluit berfungsi untuk mengendalikan banjir di wilayah Pluit, Penjaringan, Muara Baru, Pejagalan, dan sekitarnya.

Tampak Taman Kota Waduk Pluit yang dilengkapi dengan lapangan olahraga

Tampak Taman Kota Waduk Pluit yang dilengkapi dengan lapangan olahraga (via kompas.com)

Upaya menormalisasi Waduk Pluit dilakukan Pemprov DKI Jakarta, selain sebagai salah satu cara untuk meminimalisir banjir di ibu kota, juga untuk mengembalikan fungsi waduk sebagai tempat penampungan air. Banjir besar yang melanda ibukota beberapa waktu lalu yang menjadi dasar untuk menormalisasi Waduk Pluit ini. Karena waktu itu Waduk Pluit tidak mampu menampung banyaknya debit air yang masuk ke waduk, baik yang berasal dari curah hujan maupun limpahan dari hulu.

Taman Modern

Taman Kota Waduk Pluit didesain menyerupai taman modern yang memiliki fasilitas lengkap. Mirip Taman Ayodya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang menyediakan fasilitas untuk interaksi warga. Namun Taman Kota Waduk Pluit lebih lengkap lagi karena adanya penambahan fasilitas lapangan olahraga Futsal, Sepakbola, dan Basket. Sementara itu di Taman Ayodya hanya tersedia jogging track tanpa adanya lapangan olahraga.

Lapangan olahraga Futsal tersedia dua lapangan yang berada di ujung selatan dengan ukuran standar. Sementara itu di lapangan Sepakbola berukuran mini dengan ukuran 80 meter x 60 meter. Lapangan Sepakbola ini dilengkapi pagar di sekeliling serta bangku penonton yang berkapasitas 100 orang. Lapangan basket ukuran standar tersedia satu lapangan yang berada di tengah-tengah taman. Baik lapangan Futsal, Sepakbola, dan Basket ini dipakai oleh pengunjung secara bebas.

Fasilitas Gym untuk kebugaran tubuh juga tersedia di Taman Kota Waduk Pluit

Fasilitas Gym untuk kebugaran tubuh juga tersedia di Taman Kota Waduk Pluit (via detik.com)

Satu lagi yang terkait dengan olahraga adalah adanya olahraga air atau perahu dayung. Olahraga air memanfaatkan air Waduk Pluit yang telah selesai dikeruk dan memiliki kedalaman hingga sekitar 10 meter. Seluruh permukaan air telah bebas dari enceng gondok yang dulunya menutupi hampir seluruh permukaan air Waduk Pluit. Untuk memudahkan pengunjung, kini telah dibangun dermaga kecil untuk turun dan naik ke waduk. Dermaga ini berada persis di depan area plaza Taman Waduk Pluit.

Sebagaimana taman pada umumnya, Taman Kota Waduk Pluit memiliki aneka jenis pohon penghijauan yang beragam, termasuk juga beberapa jenis pohon langka yang didatangkan dari luar daerah. Pohon-pohon tersebut sengaja ditanam dalam keadaan sudah besar dan tinggi untuk membuat teduh Taman Kota Waduk Pluit. Ada banyak jenis pohon langka ditanam di Taman Waduk Pluit, antara lain Anggur laut (Coccoloba Uvifera), Kalpataru / Keben (Barringtonia Asiatica), Trembesi (Samanea Saman), Ficus Daun Kecil (Ficus Lyrata), Pohon Jati (Tectona Grandis), Pohon Palem, Kelapa Sawit, bambu dan lainnya. Bahkan ada juga tanaman buah-buahan, yakni buah jambu jamaika dari berbagai jenis.

Bagi pengunjung yang ingin duduk-duduk santai, tersedia bangku kayu yang bentuknya sama dengan bangku-bangku yang ada di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. Thamrin. Bangku-bangku sengaja ditempatkan di dekat bawah pohon yang rindang agar membuat teduh pengunjung. Bagi mereka yang suka olahraga jogging juga tersedia track yang memanjang dari ujung utara ke ujung selatan.

Taman Kota Waduk Pluit kini ramai dikunjungi untuk bermain dan berolahraga

Taman Kota Waduk Pluit kini ramai dikunjungi untuk bermain dan berolahraga (via detik.com)

 

Lapangan Basket di Taman Kota Waduk Pluit

Lapangan Basket di Taman Kota Waduk Pluit (via beritajakarta.id)

Taman Kota Waduk Pluit juga dilengkapi dengan kios mini atau City KiosK Jakarta Propertindo persembahan dari . Kios ini disediakan untuk pedagang makanan dan minuman ringan bagi kebutuhan pengunjung. Tersedia juga Green Kiosk yang menggunakan teknologi solar cell atau sistem teknologi yang memanfaatkan sinar matahari menjadi tenaga listrik. Green Kiosk yang menggunakan teknologi didesain sustainable yang memperhatikan seluruh aspek desain, mulai perancangan, eksekusi pemilihan material, pencetakan dan pendaurulangan setelah suatu produk dipakai.

Dijaga 24 Jam

Menurut informasi dari PT Jakarta Propertindo, area Taman Kota Waduk Pluit dijaga selama 24 jam dengan shift dua kali. Sekali shift ada dua orang petugas keamanan yang mengawasi pengunjung yang ada di area taman. Namun ada rencana penambahan personil hingga 4-6 orang petugas. Di Taman Kota Waduk Pluit kini telah tersedia 3 pos jaga security. Penempatan petugas keamanan diutamakan untuk menjaga fasilitas yang ada dan mencegah penyalahgunaan fasilitas taman. Untungnya, masih di sekitar area taman atau tepatnya di ujung selatan taman berdiri Kantor Polisi Sub Sektor Pluit Timur. Dengan adanya kantor polisi ini, tentu makin menambah keamanan dan kenyamanan di Taman Kota Waduk Pluit dan sekitarnya. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.