Bijak dan Cerdas Menggunakan Air


Halo Jakartans! Kebutuhan air bersih bagi masyarakat sangatlah penting sampai kapan pun. Tak terkecuali bagi penduduk yang tinggal di DKI Jakarta yang kebutuhan air bersihnya bergantung pada pasokan dari daerah sekitar. Agar ketersediaan air tetap terjaga, kita semua harus bijak dalam menggunakannya. Bagaimana caranya?

Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta mengeluarkan himbauan bagaimana cara menggunakan air dengan cerdas dan bijak. Pertama, bijak saat air digunakan untuk wastafel dan kloset. Kedua, bijak saat air digunakan untuk mandi. Ketiga, bijak saat air digunakan untuk memcuci baju. Keempat, bijak saat air digunakan untuk memasak.

Kelima, Diskominfotik menghimbau warga DKI untuk bijak saat air digunakan untuk mencuci piring. Keenam, bijak saat air digunakan digunakan untuk mencuci kendaraan bermotor seperti mobil. Ketujuh, bijak saat air digunakan ketika berkebun, dan kedelapan adalah bijak saat air digunakan untuk membersihkan ruangan.

Bijaklah menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari

Bijaklah menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari (via fabelio.com)

Berikutnya, himbauan yang dirilis Diskominfotik DKI adalah warga diminta bijak saat menggunakan air ketika sedang bepergian. Lalu, bijak juga saat menggunakan air ketika sedang berada di sekolah atau tempat kerja. Kesebelas, bijak menggunakan air saat sedang merawat hewan peliharaan.

Lebih detil, Diskominfotik menyebutkan, saat menggunakan air untuk wastafel atau kloset, ada beberapa tips yang perlu diterapkan, apa saja?

Tips Hemat Menggunakan Air

Untuk Wastafel :

  • Matikan air saat menyabuni tangan atau menggosok gigi dan tampung air untuk kumur dalam gelas.
  • Kurangi siraman pada kloset bila bau dan kotoran sudah hilang.
  • Pasang kloset dengan tombol dual flash.

Untuk Mandi :

  • Batasi penggunaan bathtub dan gunakan pemanas air ‘point of use‘ agar tidak membuang air untuk menunggu panas.
  • Gunakan shower untuk mandi atau batasi penggunaan air dalam hitungan gayung.
  • Sabuni badan setelah ber-shampoo agar bisa dibilas bersamaan dan mandi tidak lebih dari 5 menit.

Untuk Cuci Baju :

  • Gunakan sabun pencuci baju rendah deterjen yang ramah lingkungan.
  • Penggunaan mesin cuci hemat air dapat menghemat 11.400 – 34.000 liter per tahun dan pilih mode pencucian sesuai jenis kain.
  • Bijak menggunakan pakaian sehingga tidak banyak cucian.

Untuk Cuci Piring :

  • Memastikan peralatan makan sudah bersih dari sisa makanan.
  • Gunakan air yang ditampung di bak untuk membilas peralatan makan.
  • Hanya gunakan air mengalir untuk bilasan terakhir bila perlu.

Untuk Memasak :

  • Tampung air sisa cucian buah / sayur untuk menyiram tanaman.
  • Cuci sayur / buah pada air yang ditampung dalam baskom.
  • Cairkan makanan beku secara alami, jangan direndam air.

(Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.