Cerdas Memilih Daging Ayam Berkualitas


Halo Jakartans! Daging ayam menjadi salah satu menu yang paling banyak diolah dan digemari oleh masyarakat Indonesia. Kandungan protein yang tinggi dan harga yang terjangkau membuat bahan pangan ini menjadi sangat populer di meja makan keluarga Indonesia.

Belum lagi kandungan zat gizi lain termasuk vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Diperkirakan konsumsi daging di Jakarta sendiri mencapai 425 ton per hari. Kualitas daging ayam yang diolah akan sangat mempengaruhi rasa dan kandungan gizi yang ada di dalamnya. Sayangnya, tak semua masyarakat memahami bagaimana memilih daging ayam yang berkualitas. Padahal, agar aman dan layak dikonsumsi, daging perlu ditangani dengan baik dan benar.

Aktivitas penjual daging ayam di pasar tradisional

Aktivitas penjual daging ayam di pasar tradisional (via mediaindonesia.com)

Daging ayam yang akan dikonsumsi hendaknya memenuhi kriteria ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Daging ayam yang Aman artinya daging ayam bebas dari segala bibit penyakit yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Adapun Sehat artinya daging ayam tersebut memiliki nilai gizi dan bergizi tinggi. Sementara Utuh adalah daging ayam tidak dicampur dengan bagian lainnya. Daging ayam juga harus Halal. Artinya, ayam dipotong dan ditangani sesuai dengan syariat islam. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagaimana Memilih Daging Ayam?

  • Belilah daging ayam di tempat penjualan atau kios daging yang resmi dan bersih.
  • Pilihlah daging ayam dengan warna daging yang cerah, tidak gelap, dan tidak berbau busuk serta tidak berlendir.
  • Jangan tergiur dengan harga daging ayam yang sangat murah.
  • Saat memilih, perhatikan bagian leher ayam. Pastikan tidak ada gumpalan darah pada bagian leher ayam tersebut.
  • Jika Anda berbelanja hal lain, sebaiknya belilah daging ayam sesaat sebelum pulang dan mintalah untuk dibungkus dengan rapi.
  • Untuk menjamin kualitas daging ayam, perhatikan juga penyimpanan daging ayam. Daging ayam harus disimpan dalam lemari pendingin. Jangan menyimpan daging ayam pada suhu ruang (25 derajat Celcius) lebih dari 4 jam.
  • Daging dalam freezer biasanya dapat disimpan selama 6 bulan.

Fasilitas Khusus bagi Pemegang KJP

Bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), mendapat fasilitas khusus untuk membeli daging :

  1. Untuk membeli daging hanya dikenakan Rp 35.000 per kilogram.
  2. Daging ayam Rp 8.000 per ekor.
  3. Beras Rp 30.000 per 5 kg.
  4. Telur ayam Rp 12.500 per kg.
Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.