Dari Soto Betawi Hingga Coto Makassar


Halo Jakartans! Sajian satu ini dijamin bisa menjadi teman di kala hujan tiba. Adalah soto, penganan berkuah panas nan lezat yang bisa mengusir hawa dingin di mana pun. Seperti terlihat di jalan Garuda, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sajian soto Kudus menjadi incaran warga sekitar.

Soto Kudus Mas Gondrong terpampang jelas pada papan nama sebuah teras rumah. Gerobak yang di desain mirip pikulan khas soto, membuat kita penasaran untuk mampir ke sini. Sebuah panci besar dan termos nasi tersimpan rapi di kedua sisi pikulan itu. Selain soto Kudus, beragam menu makanan dan minuman disajikan.

Warung Soto Kudus Mas Gondrong di Pesanggrahan Bintaro

Warung Soto Kudus Mas Gondrong di Pesanggrahan Bintaro (via info-kuliner.com)

Andi, 25, pramusaji di Soto Mas Gondrong terlihat lihai menyajikan panganan nusantara tersebut. Saat satu porsi soto Kudus dipesan, Andi langsung mengambil mangkok dengan cepat. Bihun, toge, kentang, tomat, dan beragam bahan lainnya serta suiran daging ayam dan bumbu-bumbu langsung disajikan di mangkok. Kemudian, kuah bening yang ada di panci pun dituang ke mangkok tadi, membuat soto Kudus ini semakin lezat. Taburan bawang goreng menambah keharuman soto saat kepulan asapnya masih membumbung.

“Bisa dicampur sama nasi, bisa juga dipisah. Namun, khas soto Kudus ini adalah kuahnya bening. Kalau soto betawi kan kuahnya keruh karena pakai santan, isinya juga daging sapi bukan ayam. Kalau soto Kudus itu ayam,” kata Andi. Selain rasanya yang unik, penyajian soto Kudus pun unik, yaitu di dalam mangkuk berukuran kecil dan dilengkapi dengan irisan ayam goreng, seledri, bawang goreng, bawang putih goreng, dan toge.

Memiliki Banyak Varian

Sajian soto di Jakarta, bahkan di Tanah Air memiliki varian yang cukup banyak. Ada soto Betawi, soto Kudus, soto Madura, soto Sokaraja, coto Makassar, dan masih banyak variannya yang lain. Masing-masing varian soto memiliki kelezatan khas tersendiri. Sebab, bahan dan bumbu yang digunakan di tiap daerah berbeda tergantung selera warga lokal di wilayah tersebut.

Penyajian soto kudus campur nasi dalam satu mangkok

Penyajian soto kudus campur nasi dalam satu mangkok (via nibble.id)

Dari beberapa keterangan, sajian soto berasal dari masakan China bernama cau do atau jao to. Dalam dialek Hokkian, cau do artinya rerumputan jeroan atau jeroan dengan rempah. Makanan ini pertama kali populer di wilayah Semarang sekitar abad ke-19. Perubahan nama cau do menjadi soto sendiri disebabkan karena semakin dikenalnya makanan ini dan perubahan penyebutan kata menjadi lebih mudah dan familiar.

Di Sulawesi, kita juga bisa menemukan soto dalam bentuk lain. Dari tanah Celebes ini, kita bakal menemukan Coto Makassar, nama lain dari soto Makassar. Memiliki rasa gurih yang khas, karena isinya yang terbuat dari jeroan. Bergeser ke Kalimantan, kita bakal menemukan Banjar yang berasal dari Suku Banjar, dikenal sebagai salah satu soto yang penuh cita rasa dan kaya rempah. Soto Banjar menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya.

Soto Betawi dengan kuah santan yang menggugah selera

Soto Betawi dengan kuah santan yang menggugah selera (via travelingyuk.com)

Dibuat dengan menggunakan aneka jenis rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan biji pala sehingga menghasilkan aroma khas yang kuat dan sangat menggoda. Kuah soto Banjar cenderung pucat dibandingkan dengan soto nusantara lainnya karena tidak menggunakan kunyit dalam pembuatannya. Soto Banjar biasa disajikan dengan ketupat, telur, dan perkedel.

Di Sumatera pun tetap ada sajian soto. Soto Medan dan Soto Padang. Kuah soto Medan dikenal lebih kental karena dimasak dengan kuah santan yang sekali perasan. Bumbu jintan untuk penyedap selera, dilengkapi dengan emping, kentang, telur, tomat, dan bawang merah untuk penyajiannya membuat soto Medan selalu dirindukan. Begitu pun dengan soto Padang, meski kuahnya tak sekental soto Medan, soto Padang pun selalu menjadi buruan pecinta kuliner. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.