Kapan Lagi Menikmati Kemewahan Perpusnas dengan Gratis!


Hai Jakartans! Kamu suka membaca? oh, pastinya. Jika tidak suka membaca kamu tidak akan terjebak membaca tulisan ini. Tentu, bukan hanya untuk yang gemar membaca. Tetapi bagi kalian yang menyukai sejarah Indonesia. Lihat! Di Era modern ini, banyak sekali pemuda kreatif. Mereka menciptakan berbagai ragam alternatif untuk dijadikan Perpustakaan. Seperti perpustakaan dari mobil bekas, bahkan gerobak atau perpustakaan keliling. Nah, kita sebagai pemuda juga harus bangga karena terdapat perpustakaan tertinggi di Asia loh. Lokasinya juga di Jakarta, yaitu Perpustakaan Nasional Rakyat Indonesia (Perpusnas).

Perpusnas diresmikan pada 17 September 2017 lalu oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo. Sebelumnya lokasi Perpusnas berada di Salemba, lalu, sekarang berada di Jalan Medan Merdeka, berseberangan dengan Monumen Nasional (Monas). Letaknya cukup strategis. Bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum. Kebetulan, Saya dan teman pernah berkunjung kesana, yuk, lihat betapa mewahnya perpustakaan ini.

Lantai 1 Perpusnas

Rak buku raksasa yang menjulang tinggi saat memasuki Perpusnas

Rak buku raksasa yang menjulang tinggi saat memasuki Perpusnas (via sintiaastarina.com)

Rak buku yang menjulang tinggi ini berisi berbagai jenis buku yang sudah lama. Buku-buku ditata dengan rapih walaupun sedikit berdebu. Jika kamu mendekat dan melihat lebih rinci, masih banyak buku-buku yang bertuliskan dengan ejaan lama. Contohnya goeroe (guru), tjepoe (cepu), tjinta (cinta). Dimana huruf C yang masih ditulis dengan TJ, huruf U ditulis OE, dan lainnya. Deretan tulisannya juga masih terlihat menggunakan mesin ketik manual. Keren kan? Lebih mantap lagi jika kamu melihat ke atas, terdapat lukisan peta Indonesia tepat di langit-langit perpustakaan. Penasaran kan? Coba deh sekali-kali kalian kesini.

Layanan Keanggotaan dan Informasi

Rapih dan bersih kan? Bonusnya, tidak banyak mengantri loh!

Rapih dan bersih kan? Bonusnya, tidak banyak mengantri loh! (via brigittayolanda.com)

Jika kamu pertama kali berkunjung ke sini, ada tempat yang sengaja disediakan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota perpustakaan. Tepatnya ada di lantai 2. Telah disediakan tempat untuk mengisi data diri (biografi) dengan beberapa komputer dan loket khusus. Percaya gak percaya, ini gratis loh! Caranya gampang, kamu hanya mengisi data diri, lalu melakukan sesi foto, kartu anggota akan dicetak langsung. Bentuk kartu penanda sebagai anggota aktif Perpusnas mirip dengan Kartu Tanda Penduduk. Prosesnya sangat cepat dan mudah kan?

Ini dia tas yang praktis dan lucu dari Perpusnas!

Ini dia tas yang praktis dan lucu dari Perpusnas! (via dianjuarsa.com)

Sebelum melanjutkan perjalanan, ada ruangan untuk menitipkan barang yang berada di lantai 1. Tidak semua barang yang bisa kita bawa, beberapa harus ditaruh di loker. Perpusnas menyediakan tas khusus berwarna biru bening untuk dibawa berkeliling. Tas khusus ini cukup untuk membawa laptop, buku catatan, dan benda-benda penting lainnya.

Kantin Perpusnas

Cozy abis kan?

Cozy abis kan? (via twitter.com/kikipenulis)

Hari itu kami berkunjung ke Perpusnas di siang hari. Maka dari itu, kami mencari tempat untuk makan siang. Ternyata, ada kantin di lantai 4, disediakan meja dan kursi yang berwarna. Pemandangan dari sana pun cukup indah. Tampaklah Monas dan deretan gedung-gedung perkantoran tinggi di sekitarnya. Makanan dan minuman yang dijual ada gado-gado, batagor, siomay, sop, bakso, mi ayam dan masih ada beberapa lagi. Harganya cukup terjangkau sekisar Rp 15-000 – Rp 20.000 saja loh. Jadi, kalau lelah membaca dan lapar, bisa langsung mampir ke kantin.

Ini dia zona pamerannya!

Ini dia zona pamerannya! (via sabrinamaida.com)

Dinding-dinding Perpusnas dihiasi dengan lukisan bersejarah. Setiap ruangan juga memiliki layar interaktif yang menceritakan sejarah atau apapun yang berkaitan dengan Indonesia. Ada pula Zona Pameran yang disediakan. Di zona itu, ada banyak koleksi buku dari setiap daerah di Indonesia. Selain itu, ada lukisan-lukisan yang menceritakan budaya yang ada di Indonesia.

Pemandangan Jakarta dari Perpusnas lantai 24

Pemandangan terbuka kota Jakarta dari Executive Lounge

Pemandangan terbuka kota Jakarta dari Executive Lounge (Dokumentasi Riska Rahma Dea)

Lalu, kami menuju lantai teratas yaitu lantai 24. Pertama kali yang akan terlihat hanyalah ruangan yang cukup luas. Ada meja resepsi yang digunakan bagi siapapun yang berkunjung untuk menyerahkan kartu anggota aktif. Jadi, kamu tidak akan diperbolehkan masuk jika belum membuat kartunya. Seperti pengalaman kami, yang langsung naik ke lantai 24 dan akibatnya harus turun lagi ke lantai 2 untuk membuat kartu anggota. Biasanya, kartu itu akan diserahkan ke meja resepsi di lantai 24 dan diambil ketika kita telah selesai berkunjung. Disana, ada beberapa pasangan meja dan kursi untuk membaca atau mengerjakan tugas. Cocok untuk bersantai sambil membaca buku, bahkan untuk mencari resensi dalam skripsi, membaca jurnal dan banyak yang lainnya. Sangat mewah dengan sofa, ruangan aula yang cukup untuk seminar dan Executive Lounge.

Panorama luas yang indah dari lantai 24

Panorama luas yang indah dari lantai 24 (via slicesofpeace.com)

Ini dia pemandangan dari Executive Lounge. Pas banget untuk kamu yang ingin foto atau sekedar melihat setengah luas Jakarta dari sini. Monas, Gambir, dan gedung-gedung tinggi lainnya terlihat sangat jelas dengan awan yang mengitari diatasnya. Sebenarnya, ada ruangan VVIP disini, dengan beberapa sofa empuk yang dapat dinikmati secara gratis. Seperti berada di apartemen pribadi, duduk di sofa, melihat hiruk-pikuk Jakarta. Ya, kalau tidak ada tamu khusus, ruangan VVIP dan Executive Lounge dapat dinikmati oleh umum loh! Jangan khawatir bagi kamu yang ingin berkunjung. Perpusnas dengan gelar perpustakaan tertinggi di Asia ini buka setiap hari! Untuk weekdays dari Pukul 08.00 – 20.00 WIB dan weekend dari 08.00-16.00 WIB. Selamat menikmati kemewahan Perpusnas secara gratis, dengan mendapat oleh-oleh ilmu pengetahuan tentang Indonesia.

 

Bagikan :
Avatar

Riska Rahma Dea

Hai! Im a college student in English major, I'd like to write and You can read my blog riskarahde.blogspot.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.