Ketika Kuliner Menjadi Destinasi Wisata

Sebarkan artikel ini :

Menikmati Pusat Jajan dan Kuliner

Halo Jakartans! Jalan Sabang, Jakarta Pusat, rasanya tidak pernah sepi dari laju kendaraan bermotor dan manusia. Ketika matahari tenggelam, deretan warung tenda siap untuk memanjakan lidah para wisatawan.

Warung-warung tenda itu beroperasi hingga dini hari. Dan inilah yang menjadi daya tarik dari Jalan Sabang. Warga Jakarta datang ke tempat tersebut untuk menikmati wisata kuliner yang tidak kenal waktu. “Nasi goreng selalu jadi buruan pengunjung. Padahal, nasi goreng saya tidak seperti di hotel atau restoran,” ucap Subhan, salah satu penjual nasi goreng di Jalan Sabang.

Subhan tidak tahu rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyambut Asian Games 2018. Padahal pesta olahraga empat tahunan terbesar di benua Asia itu dipastikan dihadiri banyak sekali delegasi negara di Asia, bahkan penggila olah raga dari seluruh dunia. Yang menjadi perhatian dari Pemprov DKI Jakarta terkait persiapan destinasi wisata kuliner di Jakarta dalam menyambut Asian Games ke-18 ini adalah memastikan agar para tamu dari luar negeri dapat merasakan langsung keberagaman dan kelezatan kuliner di Jakarta.

Perempatan memasuki kawasan kuliner Jalan Sabang

Perempatan memasuki kawasan kuliner Jalan Sabang (via thejakartapost.com)

Terdapat usulan dari Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata agar pihak Pemprov DKI Jakarta mendesain Peta Kuliner khas asli Jakarta. Kalau perlu, bahkan dikemas dalam aplikasi di sistem operasi ponsel seperti Android dan iOS. Bisa ditambahkan fitur panduan menuju ke tempat makan legendaris di Jakarta. Misalnya nasi uduk Kebon Kacang, Asinan Rawamangun, Soto Mie Karang Anyar, hingga Bubur Ayam Mangga Besar. Sebagai Ibukota, Jakarta menjadi pusat untuk mendapatkan aneka Masakan Nusantara.

Salah satu warung tenda di Jalan Sabang yang menyajikan nasi goreng

Salah satu warung tenda di Jalan Sabang yang menyajikan nasi goreng (via tripadvisor.co.id)

Di kawasan Monumen Nasional (Monas), destinasi Lenggang Jakarta telah tersedia area khusus kuliner, walaupun jumlah variasi makanan dan menunya masih belum banyak. Tempat ini memiliki keunggulan dikarenakan lokasinya yang strategis di tengah jantung kota Jakarta. Pecenongan dan Kelapa Gading juga terkenal sebagai sentra kuliner. Diharapkan Pemprov DKI Jakarta dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan di seluruh pusat kuliner yang ada di Jakarta selama berlangsungnya Asian Games 2018. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Kuliner Favorit di Jalan Sabang

  • Warung Nasi Goreng : Terletak di dekat perempatan antara Jl. H. Agus Salim dan Jl. K.H. Wahid Hasyim. Warung nasi goreng ini menjual beragam macam nasi goreng, jadi tinggal dipilih sesuai selera.
  • Penjual jus dan sop buah : Ada banyak warung jus buah di Jalan Sabang, bisa dinikmati sambil mengecap suasana Sabang di malam hari.
  • Gerobak sate : Rasa sate yang dijual di gerobak terbilang lezat dan tidak kalah dengan restoran.

Cara Menuju ke Jalan Sabang

  1. Hanya ada satu bus yang melewati Jalan Sabang, yaitu Metromini P15 dengan jurusan Senen – Setiabudi.
  2. Naik TransJakarta, turun di halte busway Sarinah K01-12. Halte ini bagian dari Koridor 1 yang melayani rute Blok M – Kota. Dari halte ini masih jalan kaki sekitar 10 menit untuk sampai di jalan Sabang.
  3. Naik bus jurusan Tanah Abang yang lewat Jl. M.H. Thamrin, atau bus lain yang lewat Jl. M.H. Thamrin.
  4. Untuk yang naik kendaraan pribadi, bisa lewat Jl. M.H. Thamrin dan belok di sebelah Gedung Sarinah. Jalan Sabang sempit dan untuk dua arah, jadi jangan heran jika lalu lintasnya sering macet.

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.