Menata Ruang Kecil ala Rusunawa


Ruangan kecil bukan halangan untuk menikmati hidup di rumah susun

Ruangan kecil bukan halangan untuk menikmati hidup di rumah susun (via liputan6.com)

Halo Jakartans! Dalam bukunya “Arsitektur dan Kota di Indonesia” Prof Dr Ir Eko Budiharjo menulis, salah satu upaya peremajaan kota yang paling besar adalah pembangunan rumah susun. Model hunian vertikal menjadi model perumahan masa depan yang paling relevan bagi masyarakat kota-kota besar. Terutama di Jakarta.

Namun rupanya, perubahan dari rumah tapak ke rumah susun jelas bukan perubahan yang mudah. Tidak hanya perlu merubah kebiasaan sehari-hari dari rumah tapak ke rumah susun. Pun dengan perubahan bagaimana aturan tata letak dan desain interior rumah susunpun seyogyanya dipikirkan demi kenyamanan tinggal di rumah susun.

Ukuran rumah susun memang umumnya lebih mungil. Namun, memiliki rumah yang berukuran mungil sebenarnya bukan masalah. Asal dapat mengaturnya secara cermat, maka rumah susun yang mungil pun bisa terasa nyaman dan mampu menampung kebutuhan semua penghuninya.

Berikut tips menata ruang kecil :

  1. Seleksi barang, sedari awal yang perlu Anda lakukan adalah memperhitungkan barang apa saja yang akan mengisi rumah Anda, lalu buatlah daftar barang-barang tersebut, baik barang yang termasuk furniture seperti kursi, lemari, dan lain sebagainya maupun barang non furniture seperti pakaian misalnya.
  2. Dalam hal memilih furniture untuk rumah susun, ada baiknya memperhitungkan sejumlah hal, seperti luas ruangan yang ada dan juga kebutuhan. Misalnya, lebih memilih televisi layar datar agar tidak terlalu makan tempat. Atau mempertimbangkan penggunaan lemari built-in. Yakni lemari yang dibuat pada ceruk tembok sehingga bisa sejajar dengan keseluruhan dinding tembok. Alhasil ruangan sempit menjadi sedikit lebih terasa luas.
  3. Pada prinsipnya, mensiasati ruangan yang mungil harus dilakukan dengan konsep 3 in 1. Artinya dengan mencoba menggabungkan fungsi-fungsi ruangan yang memungkinkan untuk disatukan sesuai dengan kebutuhan pada waktu yang berbeda. Misalnya menggabungkan ruang keluarga dengan ruang belajar pada waktu yang berbeda.
  4. Hati-hati dengan permainan warna pada dinding rumah. Warna-warna cerah bisa membawa aura yang lebih lapang pada ruangan yang sempit. Selain warna, ornamen pada dinding juga sebaiknya dipilih yang simpel agar tidak terkesan penuh di dinding dan membuat ruangan terasa sempit dan penuh.
  5. Sebisa mungkin, menghindari penggunaan sekat pada rumah-rumah susun yang umumnya mungil. Sekat hanya akan membuat ruangan menjadi tidak leluasa dan terasa sempit.
  6. Salah satu yang dikeluhkan dari rumah susun adalah kamar tidur yang sempit. Nah, untuk membuat kamar tidur lebih lapang, cobalah pikirkan menggunakan lemari built-in tinggi hingga ke langit-langit agar tempat penyimpanan lebih maksimal.

Demikian beberapa tips mensiasati rumah susun yang sempit. Kuncinya gunakan kreatifitas Anda agar Rusunawa yang sempit terasa nyaman untuk keluarga Anda. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.