Mendaftar BPJS Online Lebih Mudah


Halo Jakartans! Peserta asuransi kesehatan BPJS dari hari ke hari terus meningkat. Hampir setiap hari sejak diberlakukannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yakni BPJS Kesehatan pada tahun 2014 lalu, Kantor BPJS Kesehatan ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS. Di beberapa kota besar terutama di Jakarta, calon peserta selalu meluber memenuhi halaman Kantor BPJS, terutama di DKI Jakarta dan Botabek.

Hingga kini pun, peserta terus bertambah. Dari tampilannya, tampak mereka bukan hanya warga miskin karena datang ke kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dengan mengendarai mobil pribadi. Ada yang baru mendaftar namun banyak pula yang tinggal menyerahkan data-data untuk di tukar dengan Kartu BPJS atau e-ID. Mereka ini umumnya mendaftar secara online. Menurut data nasional, peserta BPJS hingga Mei 2018 telah mencapai 196,66 juta jiwa atau setara dengan 74% dari jumlah penduduk Indonesia.

Kartu BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan (via republika.co.id)

Bagi masyarakat, khususnya menengah kebawah biaya kesehatan atau biaya pengobatan dinilai sangat mahal. Sementara dengan penghasilan yang biasa-biasa saja masyarakat pada umumnya juga tidak memiliki asuransi kesehatan.

Karena itu, beberapa waktu silam sempat muncul anekdot, yakni “Orang miskin dilarang sakit”. Kini dengan adanya BPJS Kesehatan yang relatif terjangkau preminya, tentu saja disambut masyarakat dengan antusias, lalu mereka mendaftar sebagai peserta BPJS. Memang sesuai Undang-Undang, BPJS merupakan hak bagi semua warga negara Indonesia untuk mendapatkan perlindungan berupa asuransi kesehatan ini.

Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Cepat dan Mudah

Bagi masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS dapat datang dan mendaftar ke Kantor BPJS Kesehatan, atau juga bisa secara online. Mendaftar secara online, selain lebih mudah juga menghemat waktu dan tenaga. Relatif lebih cepat. Setelah mendaftar secara online, calon peserta BPJS sesuai nomor yang diberikan harus membayar terlebih dahulu premi ke Bank Mandiri atau bank lain yang ditunjuk. Setelah melunasi premi pada bulan berjalan, calon peserta tinggal menukarkan bukti pembayaran itu ke Kantor BPJS untuk mendapatkan e-ID.

Cara mendaftar peserta BPJS online cukup mudah. Caranya sebagai berikut :

  1. Buka link www.bpjs-kesehatan.go.id
  2. Klik Layanan Peserta.
  3. Pilih Pendaftaran Peserta.
  4. Klik paling bawah, Pendaftaran.
  5. Klik identitas peserta baru,
  6. Isi mulai e-ktp ke bawah,
  7. Isi juga kolom alamat.
  8. Masukkan e-mail Anda (untuk menerima konfirmasi pendaftaran).
  9. Masukkan kode yang tertera pada gambar.
  10. Klik Simpan.
  11. Buka e-mail Anda.
  12. Klik Aktivasi Pendaftaran.
  13. Unduh formulir.
  14. Unduh nomor peserta.
  15. Print kedua unduhan tersebut.
  16. Bayar ke Bank Mandiri atau bank lain yang ditunjuk.
  17. Bawa kelengkapan data :
  • Print kedua lembar unduhan.
  • Struk pembayaran yang sudah dibayar.
  • Fotokopi e-KTP, KK, Foto 3×4 (1 lembar).
  • Datang ke Kantor BPJS.
  • Cari ke bagian online.
  • Serahkan data tadi, ditukar dengan nomor antrian untuk cetak kartu BPJS.

Layanan BPJS Kesehatan ini menyatukan seluruh model jaminan kesehatan yang dikelola pemerintah, seperti Asuransi Kesehatan dan Asuransi ABRI. Layanan BPJS ini terbuka untuk masyarakat luas dengan syarat membayar premi antara Rp 25.000 hingga Rp 80.000 per bulan, atau tepatnya Kelas 3 : Rp 25.500, Kelas 2 : Rp 51.000, dan Kelas 1 : Rp 80.000. Bagi yang tidak mampu membayar premi, akan ditanggung negara.

Masyarakat yang telah memiliki kartu BPJS atau e-ID akan mendapatkan jaminan biaya pengobatan maupun perawatan di Rumah Sakit. Biaya pengobatan dan rawat inap akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Kartu BPJS ini pun berlaku di seluruh Indonesia. Artinya jika peserta BPJS sedang memerlukan pengobatan atau rawat inap di luar wilayah tinggalnya, cukup dengan menunjukkan kartu BPJS, maka pasien bisa menggunakan kartu tersebut. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.