Menikmati Jakarta Bersama “Mpok Siti”


Jakarta City Tour

Halo Jakartans! Sejak resmi diluncurkan Pemprov DKI Jakarta pada Februari 2014, keberadaan bus wisata menarik perhatian warga ibukota. Pada akhir pekan, warga bahkan rela mengantri demi menikmati Jakarta dengan bus gratis.

Nama Presiden Joko Widodo memang tak bisa dilepaskan dari kehadiran bus wisata di jalanan Kota Jakarta. Ide awal keberadaan bus wisata diinisiasi Jokowi saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Saat itu, Jokowi terinspirasi dengan bus Werkudara — bus tingkat wisata milik Pemda Surakarta –, Werkudara dioperasikan secara gratis bagi warga yang ingin menikmati kota Solo. Layanan tersebut digagas oleh Jokowi saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Bus wisata bertingkat di Jakarta biasa disebut masyarakat dengan “Mpok Siti”. Desain bodinya ceria dan warna-warni. Memiliki kapasitas 50 tempat duduk. Selain petugas, di bus tersebut penumpang dilarang berdiri. Sebab, interior dan tempat duduk bus dibuat senyaman mungkin. Termasuk penjelasan mengenai destinasi yang dituju.

Tampak warga mengantri untuk menaiki Bus Wisata gratis yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta

Tampak warga mengantri untuk menaiki Bus Wisata gratis yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta (via inews.id)

Saat pertama diluncurkan pada 24 Februari 2014, Pemprov DKI Jakarta baru mengoperasikan lima unit bus wisata. Itu pun dengan rute terbatas. Hanya di wilayah Monas hingga Hotel Indonesia. Seiring banyaknya warga yang tertarik, Pemprov DKI Jakarta dengan piawai menggandeng pihak swasta untuk menambah armada bus tingkat tersebut. Sejumlah perusahaan seperti ICI Paints Indonesia, Tower Bersama, Alfamart, hingga Coca Cola menghibahkan bus tingkat untuk menambah koleksi bis wisata itu. Hingga tahun 2017, jumlahnya telah mencapai sekitar 25 unit.

Pihak TransJakarta menargetkan jumlah bus wisata bisa mencapai 40 unit. TransJakarta merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI Jakarta yang mengoperasikan bus-bus tingkat ini. Sejak 22 Februari 2017, bus wisata juga membuka rute ke RPTRA Kali Jodo. Nantinya akan ada penambahan tema baru dari rute bus wisata tersebut, yakni Jakarta Open Space atau ruang publik Jakarta dan Cagar Budaya.

Mendukung Pariwisata DKI

Menurut Dinas Pariwisata DKI Jakarta, sejak 2015 angka kunjungan wisata ke Jakarta terus mengalami peningkatan. Baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Jika pada 2015 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta 2,3 juta orang, maka pada 2016 jumlahnya mencapai 2,5 juta. Sementara wisatawan domestik mencapai 32,6 juta atau meningkat 2 juta dibanding 2015.

Bus Wisata menjadi bagian dari program pariwisata yang digalakkan oleh Pemprov DKI, terutama kampanye Enjoy Jakarta

Bus Wisata menjadi bagian dari program pariwisata yang digalakkan oleh Pemprov DKI, terutama kampanye Enjoy Jakarta (via netz.id)

Dengan kampanye Enjoy Jakarta, Pemprov DKI Jakarta berhasil meningkatkan sejumlah sarana dan prasarana untuk menunjang sektor pariwisata. Dan bus wisata tingkat adalah salah satunya. Lihat saja, Aditya Aji yang menyempatkan diri untuk menggunakan bus wisata malam untuk berkeliling menikmati suasana malam Jakarta. “Menarik sekali untuk mengisi waktu luang sembari mengenal Jakarta. Gratis lagi,” kata Aji yang mengunjungi Jakarta beberapa waktu lalu.

Pihak ICI Paints Indonesia mengaku bangga dapat berkontribusi terhadap akses transportasi warga Jakarta. Terutama untuk menikmati wisata di Jakarta. Ini adalah langkah ICI Paints dalam membantu masyarakat agar memiliki hubungan emosional dengan kota tempat tinggal mereka. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.