Menikmati Sore di Kampung Warna Warni Danau Sunter


Halo Jakartans! Di resmikan akhir Maret lalu, keberadaan Kampung Warna Warni di Sunter, Jakarta Utara segera menjadi buah bibir warga Jakarta. Warna-warninya yang cerah mengubah wajah kampung dan juga Danau Sunter menjadi lebih ceria dan rapi. Bahkan kini, Kampung Warna Warni Danau Sunter menjadi satu-satunya destinasi wisata baru di utara Jakarta.

Sejak awal, Kampung Warna-Warni Danau Sunter memang disiapkan sebagai salah satu destinasi wisata baru di Jakarta Utara yang merupakan bagian dari program penataan kampung-kampung di Jakarta. Tentu saja, salah satu tujuan utamanya adalah dalam menyambut perhelatan Asian Games pada Agustus lalu.

Dinding danau yang diwarnai tidak hanya membuat tampilan danau Sunter jadi lebih cantik, tapi berpotensi untuk jadi obyek wisata baru. Misalnya untuk ber-swa foto

Dinding danau yang diwarnai tidak hanya membuat tampilan danau Sunter jadi lebih cantik, tapi berpotensi untuk jadi obyek wisata baru. Misalnya untuk ber-swa foto (via kompas.com)

 

Seni grafis bergaya pop art membuat warga merasa lebih nyaman, lingkungan lebih bersih

Seni grafis bergaya pop art membuat warga merasa lebih nyaman, lingkungan lebih bersih (via mediaindonesia.com)

Lokasi Kampung Warna-Warni yang berada di bantaran danau dan bertetangga langsung dengan kawasan wisma atlet kemayoran menjadi salah satu alasannya. Sebagaimana di ketahui, Danau Sunter telah menjadi salah satu venue pada sejumlah cabang olah raga air dalam gelaran akbar olah raga se Asia tersebut.

Ceria

Mengunjungi Kampung Warna-Warni Danau Sunter, Anda akan disuguhi suasana perkampungan penduduk yang dipenuhi keceriaan. Cat dengan dominasi warna-warna cerah seperti biru, kuning, pink menjadi ciri khas rumah-rumah penduduk yang ada di bantaran danau di sisi selatan tersebut.

Tak ada yang luput dari sapuan cat, mulai dari dinding rumah, atap, pagar, gapura hingga jalan-jalan gang di perkampungan yang cukup padat tersebut. Selain bermain dengan warna-warna ceria, warga juga berkreasi dengan beragam gambar-gambar atau lukisan tiga dimensi sehingga gambar lukisan seolah tampak begitu nyata. Banyak warga yang memanfaatkannya untuk berfoto.

Permukiman warga yang dahulu kumuh berubah menjadi ceria

Permukiman warga yang dahulu kumuh berubah menjadi ceria (via tribunnews.com)

Tema-tema lukisan sangat beragam. Mulai dari pemandangan alam, seni budaya hingga kehidupan kota. Ide tema diambil benar-benar dari kehidupan Jakarta. Seperti Ondel-ondel, bajaj, Transjakarta, dan lain sebagainya. Cukup menghibur.

Pulasan cat warna-warni tak hanya mengubah wajah kampung menjadi lebih rapi dan tertata, wajah Danau Sunter Selatan juga tak kalah menariknya kini. Warna-warni cat mempercantik danau secara keseluruhan dengan dinding sheet pile aneka warna. Warga yang mengecatnya, di bantu petugas dari Pemprov DKI Jakarta. Termasuk juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga terlibat dalam pengecatan Sheet Pile danau. Wajah danaupun tak lagi kusam. Cantik.

Sore Hari

Cata terbaik menikmati wisata kampung warna-warni ini adalah dengan berjalan kaki di sore hari. Anda bisa memulainya dari Jalan Danau Sunter Selatan Raya. Dari jalan ini, kampung warna-warni terletak di sisi seberang danau, tepatnya di kelurahan Sunter Jaya.

Trotoar di pinggir Danau Sunter di sepanjang Jalan Danau Sunter Selatan ini sangat lebar, sangat ramah bagi pejalan kaki. Selain akses khusus untuk disabilitas, trotoar juga dilengkapi dengan lajur khusus sepeda sehingga tak masalah jika ingin menikmati keceriaan danau dan kampung warna-warni dengan menunggang sepeda.

Seperti halnya rumah-rumah di bantaran danau yang di hias dan di cat, trotoar di sisi Danau Sunter Selatan ini juga di hias dengan aneka lukisan tiga dimensi. Jika lelah berjalan, Anda bisa duduk-duduk di bangku-bangku yang di pasang menghadap ke arah danau. Semilir angin, warna-warna ceria di seberang danau hingga air danau yang mulai bersih, sedikit bisa menyegarkan dan merilekskan pikiran Anda. Pohon-pohon di sepanjang trotoar juga cukup memberikan keteduhan.

Total ada 600 rumah yang diwarnai menggunakan dana bantuan dari pihak swasta

Total ada 600 rumah yang diwarnai menggunakan dana bantuan dari pihak swasta (via merdeka.com)

Dari jalan Danau Sunter Selatan, Anda bisa berbelok dan mengambil jalan Sunter Jaya 1 jika ingin melanjutkan perjalanan menjelajah kampung warna-warni dan mulailah menyusuri perkampungan warga di bantaran danau hingga ke Jalan Kedondong untuk merasakan langsung keceriaan kampung warna-warni.

Tak perlu takut kelaparan, ada banyak warung-warung yang menjual aneka makanan kecil hingga warung-warung makan jika Anda kelaparan. Atau jika pengalaman ini dianggap kurang, Anda bisa mencoba menyusuri kampung warna warni dengan berjalan di sisi danau di atas sheet pile. Ada tangga yang disediakan warga jika Anda ingin mencobanya. Tapi ini membutuhkan sedikit kehati-hatian.

Jika di rasa cukup puas mengitari kampung warna-warni, bagi Anda yang muslim bisa mengakhiri sore hari dengan sholat magrib di Masjid Ramlie Musofa yang cukup terkenal. Lokasinya berada dalam satu kawasan dengan danau sunter selatan dengan bangunan putih yang megah tepat di seberang jalan danau sunter selatan. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Seputar Kampung Warna Warni Danau Sunter

  • 600 rumah warna-warni.
  • Berlokasi di Kelurahan Sunter Jaya.
  • Dikerjakan 70-80 orang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) setiap hari.
  • Bantuan cat dari CSR Danapaint.
  • 90 siswa SMK Negeri 58 dan 46 membuat grafiti tiga dimensi.
  • Dikerjakan selama dua bulan.
  • Memoles kampung kumuh menjadi lebih indah.
Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.