MRT Jakarta Siapkan Gerbong Khusus Wanita Saat Jam Sibuk


Halo Jakartans! PT MRT Jakarta telah memutuskan untuk menyediakan gerbong kereta penumpang khusus wanita selama jam sibuk. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kekerasan seksual. Hal ini sama seperti yang ada di KRL Commuter Line dan Busway TransJakarta.

Nantinya gerbong kereta penumpang khusus wanita akan berada di urutan pertama rangkaian kereta MRT. Untuk membedakannya akan dipasang sticker bertanda khusus. Namun, gerbong khusus wanita hanya akan beroperasi pada jam-jam sibuk saja, dari jam 7 pagi sampai jam 9 pagi dan jam 5 sore sampai jam 7 malam, karena MRT tidak diharapkan akan sepadat jalur KRL Commuter Line.

Interior gerbong kereta MRT Jakarta

Interior gerbong kereta MRT Jakarta (via detak.co)

MRT Jakarta, yang beroperasi dari Stasiun Lebak Bulus Jakarta Selatan ke bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta Pusat, diproyeksikan untuk melayani sekitar 65.000 penumpang per hari di 13 stasiun MRT, sementara KRL Commuter Line Jabodetabek mencatat 1 juta penumpang per hari di 79 stasiun kereta. KRL Commuter Line menyediakan dua gerbong kereta penumpang khusus wanita per rangkaian kereta yang melayani Jabodetabek.

Langkah untuk menyediakan gerbong penumpang khusus wanita diputuskan setelah mengikuti hasil survei yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta, di mana 58 persen responden mengatakan gerbong kereta khusus wanita perlu diterapkan.

Sebagai informasi, MRT di Tokyo, Jepang juga menyediakan gerbong khusus wanita. Direncanakan MRT Jakarta akan memulai operasi komersialnya setelah 24 Maret 2019.

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.