Mulai 25 Maret, Anda Wajib Gunakan Kartu Berharga Mulai dari Rp 15.000 Untuk Naik MRT


Masyarakat antusias dalam menyambut uji coba publik MRT Jakarta

Masyarakat antusias dalam menyambut uji coba publik MRT Jakarta (via matamatapolitik.com)

Halo Jakartans! Menggembirakan, Layanan MRT Transjakarta telah sukses menggelar uji coba publik, setidaknya hingga sampai artikel ini terbit. MRT Jakarta fase pertama ini dengan rute Lebak Bulus – Bundaran HI direncanakan akan diresmikan untuk penggunaan secara komersial oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 24 Maret 2019.

Dan PT MRT Jakarta selaku operator kereta MRT telah menetapkan bahwa terhitung tanggal 25 Maret sistem tiket akan menggunakan kartu yang terdiri atas kartu sekali perjalanan (single trip) dan kartu perjalanan berlanjut (multi trip). Harga untuk jenis kartu single trip adalah Rp 15 ribu dan kartu multi trip sebesar Rp 25 ribu. Harga adalah di luar tarif perjalanan, sama seperti KRL Commuper Line, contoh, khusus kartu single trip tarifnya dihitung jarak stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan. Dan Anda dapat mengembalikan kartu single trip pada saat keluar stasiun tujuan untuk mendapat pengembalian uang Rp 15.000. Hal ini juga berlaku pada kartu multi trip dengan pengembalian uang Rp 25.000. Bedanya, untuk kartu multi trip masa penggunaan kartunya lebih panjang tergantung dari besaran saldonya alias bisa digunakan berkali-kali.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan bahwa tarif MRT Jakarta adalah Rp 1.000 per kilometer. Artinya khusus kartu single trip akan memiliki tarif yang berbeda sesuai dengan jarak stasiun asal ke stasiun tujuan.

Anda bisa mendapatkan kedua kartu ini melalui mesin penjualan otomatis (vending machine) dan loket penjualan (sales offices) yang tersedia di setiap stasiun MRT. Saat ini, penggunaan kartu uang elektronik bank yang biasa digunakan untuk TransJakarta dan KRL Commuter Line belum bisa digunakan. Mungkin kedepannya akan bisa dipakai.

Dan perlu Anda ketahui, MRT Jakarta memperpanjang uji coba gratis sampai dengan tanggal 31 Maret 2019. Artinya, memang Anda tetap diharuskan membeli kartu tiket, tetapi selama akhir bulan Maret ini, saldo kartu tiket Anda tidak akan terpotong. Pemotongan saldo akan diberlakukan mulai dari 1 April 2019 mendatang. Jam operasional MRT direncanakan mulai dari pukul 05:30 WIB sampai dengan 22:30 WIB di masa awal. Total akan ada delapan rangkaian kereta MRL dengan interval kedatangan tiap 10 menit. Selamat mencoba!

 

 

 

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.