Nostalgia Kuliner di Jakarta


Menjelajah restoran masa lampau

Restoran-restoran ini sudah ada sejak kita masih kecil.

Mari jelajahi restoran-restoran yang sudah ada sejak kita masih kecil dan masih eksis sampai sekarang.

Restoran Trio, Jl. R.P. Soeroso No. 29 A Jakarta Pusat

Halo Jakartans! Pasti Anda sudah mengenal restoran ini. Ya, restoran yang bernama Trio memang merupakan restoran yang sudah dikenal dari jaman dulu. Tempat makan yang satu ini berada di dekat jembatan kereta api di daerah Gondangdia, Jakarta Pusat. Menempati bangunan lama, rasa dari makanan yang disajikan memang tergolong unik yaitu cita rasa masakan chinese tempo dulu. Kesan tempo dulu bukan hanya diperlihatkan melalui bangunannya tetapi juga didukung dengan perabotan dan peralatan makan yang digunakan. Restoran ini sudah ada sejak tahun 1947. Walaupun bisa dibilang penampilan dari restoran ini terkesan tua tapi jangan salah rasa makanan yang mereka sajikan sangat enak.

Suasana zaman dulu sangat kental terasa ketika memasuki restoran ini

Suasana zaman dulu sangat kental terasa ketika memasuki restoran ini (via traveloka.com)

Bakmi Gajah Mada (Pusat), Jl. Gajah Mada No. 92 Jakarta Pusat

Pastinya Anda sudah familiar dengan restoran yang satu ini. Yup, Bakmi Gajah Mada. Sedari kita kecil kita pasti sering diajak oleh orang tua kita untuk makan di restoran ini. Bakmi Gajah Mada mungkin bisa dibilang sebagai ikon restoran bakmi di Jakarta. Restoran dulunya bernama Bakmi Gajah Mada karena pertama kali buka beralamat di Jalan Gajah Mada. Sekarang telah berubah menjadi Bakmi GM. Restoran ini pertama kali didirikan pada tahun 1959 dan saat ini telah memiliki 23 outlet yang tersebar di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.

Mie Ayam Jamur dengan Pangsit Goreng, menu andalan dari Bakmi GM

Mie Ayam Jamur dengan Pangsit Goreng, menu andalan dari Bakmi GM (via foody.id)

Menu yang disajikan dari restoran ini tentunya bakmi ayam. Namun yang spesial dari restoran ini adalah pangsit gorengnya. Pangsit goreng Bakmi GM belum ada yang bisa mengalahkan dan rasa pangsit gorengnya tidak pernah berubah dari pertama kali mereka buka. Selain itu juga saus celup dari pangsit gorengnya juga enak banget dan lagi-lagi rasanya tidak pernah berubah lebih dari 50 tahun. Selain itu juga bakmi ayam spesial jamur juga menjadi jagoan dari restoran ini. Walaupun Bakmi GM telah memiliki banyak cabang tetapi tidak ada salahnya untuk sesekali untuk makan restoran pusat mereka yang terletak di bilangan Gajah Mada.

Ragusa Es Italia, Jln. Veteran I No. 10 Jakarta Pusat

Siapa pun pasti menyukai es krim mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ada satu restoran di Jakarta yang menyediakan es krim sebagai menu utama dan uniknya restoran ini telah ada sejak dulu. Ragusa Es Italia, tentu tidak asing lagi di telinga Anda. Restoran yang telah berdiri sejak 1932 menempati sebuah bangunan kuno di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Resep es krim di restoran ini berasal dari dua bersaudara Luigi dan Vincent Ragusa, warga negara Australia yang sempat tinggal di Indonesia. Awalnya es krim Ragusa hanya dijual saat Pekan Raya Jakarta (PRJ). Namun akhirnya mereka memutuskan untuk menyewa sebuah bangunan di daerah Veteran dari seorang warga negara keturunan India. Arsitektur dari restoran ini sangat unik dengan ciri khas Belanda. Hal ini terlihat dari meja-meja kecil bulat dengan kursi rotan yang didesain agak rendah dan bermodel kuno. Pada dindingnya dipasang foto-foto hitam putih yang menggambarkan rupa toko Ragusa jaman dulu dan potret jakarta tempo dulu. Keunikan tempat ini juga dapat dilihat dari mesin kasirnya yang masih menggunakan mesin kasir kuno.

Ketika memasuki ruangan restoran ini serasa berada di zaman dulu

Ketika memasuki ruangan restoran ini serasa berada di zaman dulu (via merdeka.com)

Keistimewaan es krim Ragusa terletak pada citarasanya yang khas dan lembut. Teksturnya yang lembut mengingatkan kita akan Gelato, es krim khas dari Italia. Mungkin tekstur itulah yang mereka ambil mengingat pada nama mereka diletakkan kalimat “Es Italia”. Selain itu juga es krim Ragusa tidak memakai bahan kimia apa pun dalam proses pembuatannya dan selalu dibuat fresh setiap harinya. Jika Anda berkunjung ke Ragusa, kami sarankan untuk memesan Spaghetti Ice Cream. Namanya memang unik begitupun bentuknya karena bentuk es krim yang disajikan sesuai dengan namanya yaitu berbentuk seperti spaghetti dan ditaburi oleh kacang, coklat dan manisan buah-buahan. Selain itu juga Anda bisa memesan Cassatta Siciliana, es krim potong yang terdiri dari berbagai rasa.

Bakmi Gang Kelinci (Pusat), Jln. Kelinci Raya No. 1-3 Pasar Baru Jakarta Pusat

Jika mendengar kata “Gang Kelinci” pasti Anda teringat dengan yang lagu dipopulerkan oleh Lilis Suryani dan satu lagu, Bakmi. Ya, gang kelinci identik dengan sebuah nama restoran bakmi yang sudah sangat terkenal dari jaman dulu. Bisa dibilang bakmi ini salah satu pesaing berat dari Bakmi GM. Restoran itu bernama Bakmi Gang Kelinci. Bakmi Gang Kelinci berawal dengan sebuah gerobak sederhana yang terletak di Jl. Pintu Besi Pasar Baru, di depan Globe Theater (Moyen). Didirikan pada tahun 1957 oleh Bapak Hadi Sukiman. Tahun 1962, gerobak itu dipindahkan ke Jl. Belakang Kongsi No. 16 Pasar Baru. Pada saat itu lebih dikenal dengan nama Bakmi Gang Kelinci. Sekarang nama jalan itu telah berubah menjadi Jl. Kerinci Raya yang sesuai dengan nama restoran tersebut.

Lokasinya menunjukkan nama restoran tersebut

Lokasinya menunjukkan nama restoran tersebut (via myeatandtravelstory.wordpress.com)

Menu andalan dari Bakmi Gang Kelinci tentunya bakmi ayam namun yang membedakan adalah porsi yang disajikan di restoran ini cukup besar. Biasanya menu pendamping dari bakmi hanya bakso atau pangsit tapi di Bakmi Gang Kelinci mereka menawarkan swekiau sebagai menu pendamping dan rasanya sangat enak. Selain bakmi mereka juga menawarkan menu lainnya seperti Nasi Campur Gang Kelinci, Cap cay goreng. Saat ini Bakmi Gang Kelinci hanya memiliki Sembilan cabang yang hanya ada di Jakarta.

Restoran Mandala, Jl. Wolter Monginsidi Blok Q No. 80 Jakarta Selatan

Mungkin Anda pernah melewati daerah Santa, Jakarta Selatan dan melihat satu restoran yang selalu ramai dikunjungi banyak orang setiap harinya. Restoran Mandala, nama restoran tersebut. Pastinya orang tua Anda familiar dengan nama ini, begitupun dengan Anda. Restoran ini menawarkan menu chinese food tempo dulu. Hal ini juga didukung dengan interior dari restoran ini di mana terlihat meja panjang stainless dan dekorasi yang kental akan unsur budaya Cina. Selain itu juga yang unik dari restoran ini adalah mereka tidak menerima pembayaran dengan menggunakan kartu debit ataupun kartu kredit. Mereka hanya menerima uang cash dan hal tersebut telah diberitahukan kepada pengunjung di depan pintu masuk mereka. Waktu buka dari restoran ini hanya dari hari Selasa hingga Minggu.

Dekorasi yang digunakan sangat kental dengan unsur budaya Cina

Dekorasi yang digunakan sangat kental dengan unsur budaya Cina (via zomato.com)

Untuk menu andalan dari restoran ini adalah Sup Tahu Seafood. Rasanya sangat enak di mana di dalamnya terdapat berbagai jenis seafood mulai cumi, udang, bakso ikan, dan tentunya tahu. Selain itu juga Bubur Ayam di restoran ini juga terkenal sangat lezat bahkan tidak jarang banyak orang yang memesan menu tersebut saat makan malam. Kami sarankan untuk Anda yang ingin makan disini sebaiknya dengan keluarga Anda ataupun dengan teman-teman Anda karena porsi yang disajikan cukup besar.

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.