Panduan Menggunakan Kereta Rel Listrik Commuter Line


Halo Jakartans! Bepergian dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di kota Jakarta adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk menjelajah ibukota. KRL Commuter Line (nama lama KRL Jabodetabek, KRL Jabotabek atau KAI Commuter Jabodetabek) dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) yang juga merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejak beroperasi pertama kali pada tahun 1925, KRL semakin penting bagi warga Jakarta di tengah laju pesat jumlah kendaraan yang memacetkan jalanan ibukota.

KRL Commuter Line menghubungkan ibukota dengan kawasan penyangga atau kota-kota tetangga, yakni Tangerang, Bekasi dan Bogor. Tarif setiap tiket didasarkan pada jarak yang akan ditempuh setiap penumpang. Semakin jauh jaraknya, semakin mahal ongkosnya. Meski begitu, harga per tiket masih tergolong rendah karena perusahaan induk, PT KAI, mensubsidi sebesar Rp 10.000 untuk setiap tiketnya. Misalnya, untuk perjalanan lebih dari 60 kilometer dari stasiun kereta Tanah Abang ke stasiun kereta Bogor, setiap penumpang hanya perlu membayar Rp 5.000 (perusahaan mensubsidi Rp 10.000).

Jika Anda baru menetap di kota Jakarta dan ingin mencoba moda transportasi umum favorit ini, berikut adalah panduan singkatnya :

1. Temukan stasiun kereta terdekat dari mana Anda akan berangkat.

Pertama-tama, Anda perlu tahu stasiun kereta mana yang paling dekat dengan lokasi di mana Anda akan berangkat. Mengetahui hal ini sangat penting, terlebih jika Anda ingin mengambil rute kereta api yang mengharuskan Anda untuk transit (berpindah jurusan kereta). Misalnya, Anda berangkat dari stasiun kereta Sudirman dan ingin mencapai stasiun kereta Jakarta Kota. Jika demikian, Anda harus transit terlebih dahulu di stasiun kereta Manggarai. Setelah Anda tiba di stasiun transit (Manggarai), kemudian Anda dapat melanjutkan perjalanan ke stasiun kereta Jakarta Kota. Anda dapat meminta informasi tentang stasiun transit atau rute kereta api ke petugas di tiap stasiun kereta api. Jangan malu untuk bertanya ya!

2. Mempersiapkan kartu tiket.

Setelah Anda mengetahui rute kereta yang di tuju, siapkan kartu tiket KRL Commuter Line. Ada dua jenis kartu tiket KRL Commuter Line. Yang pertama adalah kartu tiket satu perjalanan untuk penggunaan dalam satu hari (single trip) dan yang kedua adalah kartu tiket perjalanan berlanjut (multi trip). Anda dapat membeli kartu tiket sekali jalan (biasa disebut Tiket Harian Berjaminan) melalui mesin penjual otomatis di setiap stasiun kereta api atau langsung mendatangi loket petugas yang bertanggung jawab atas penjualan tiket. Sedangkan untuk kartu tiket perjalanan berlanjut, Anda bisa membelinya melalui loket petugas yang melayani penjualan tiket di setiap stasiun kereta. Di luar ongkos perjalanan, Anda perlu membayar uang senilai Rp 10.000 untuk jaminan kartu tiket, Anda dapat mengambil kembali uang jaminan ini saat Anda tiba di stasiun tujuan dengan menukarkan kartu tiket di loket.

Anda dapat membeli tiket KRL Commuter Line melalui mesin tiket otomatis

Anda dapat membeli tiket KRL Commuter Line melalui mesin tiket otomatis (via kompasiana.com)

Anda juga dapat menambah saldo kartu tiket perjalanan berlanjut melalui mesin penjual otomatis. Kartu tiket perjalanan berlanjut dapat digunakan tanpa batas waktu selama kartu tiketnya memiliki saldo yang cukup (Anda dapat mengecek saldo melalui mesin di loket penjualan kartu tiket). Atau, Anda juga dapat menggunakan kartu uang elektronik dari beberapa bank lokal, seperti Mandiri e-money, Brizzi dari Bank Rakyat Indonesia, BNI TapCash dan BCA Flazz.

3. Tap kartu tiket saat masuk.

Setelah Anda memiliki kartu tiket, cukup tempelkan di mesin penghalang otomatis saat memasuki peron stasiun. Penghalang akan terbuka jika saldo kartu tiket masih mencukupi. Jika tidak, itu artinya Anda wajib mengisi ulang saldo kartu tiket Anda. Akan ada beberapa jalur di dalam peron stasiun kereta. Pastikan Anda tahu jalur mana Anda akan menunggu kedatangan kereta yang sesuai rute tujuan Anda. Jangan salah naik kereta, jika ragu silahkan bertanya ke petugas di lokasi.

4. Perhatikan gerbong kereta khusus untuk perempuan dan anak-anak.

Biasanya, setiap rangkaian KRL mengalokasikan satu gerbong untuk perempuan dan anak-anak saja. Itu terletak di bagian depan dan belakang rangkaian kereta KRL. Anda dapat dengan mudah mengenali dan membedakan gerbong khusus ini dengan melihat gerbongnya yang berwarna pink. Jika Anda penumpang pria, mohon jangan masuk ke gerbong khusus ini. Atau jika Anda masuk ke dalamnya, silakan pindah ke gerbong umum lain yang ada setelahnya (Gerbong campuran antara penumpang pria dan wanita). Memberikan gerbong khusus adalah salah satu cara untuk mengurangi pelecehan seksual yang rawan terjadi untuk para penumpang wanita.

5. Tap kartu tiket saat keluar.

Cukup tempel kembali kartu tiket di mesin penghalang otomatis saat beranjak keluar meninggalkan peron stasiun. Jangan khawatir, saldo kartu tiket Anda tidak akan berkurang, sama halnya ketika Anda menggunakan bus TransJakarta. Saat Anda menggunakan kartu tiket sekali jalan, jangan lupa untuk pergi ke mesin penjual otomatis atau ke loket petugas penjualan kartu tiket untuk menukarkan kartu tiket Anda dan mendapatkan pengembalian uang jaminan Rp 10.000. Uang akan dikembalikan kepada Anda karena hanya berfungsi sebagai jaminan.

Penumpang KRL Commuter Line bergegas keluar peron stasiun dengan menempelkan kartu tiketnya

Penumpang KRL Commuter Line bergegas keluar peron stasiun dengan menempelkan kartu tiketnya (via mediaindonesia.com)

Itulah langkah-langkah menggunakan KRL Commuter Line. Mudah kan? Sebagai penutup, harap hindari menggunakan KRL Commuter Line pada jam-jam sibuk karena kondisi KRL yang sangat ramai ketika orang akan berangkat bekerja atau kembali pulang ke rumah. Selain jam-jam itu, menggunakan KRL Commuter Line adalah pengalaman yang harus dicoba karena bersih, aman, dan cepat.

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.