Planetarium Jakarta : Nikmati Astronomi Dari Bumi


Halo Jakartans! Planetarium dan Observatorium Jakarta dibangun dengan cita-cita sebagai sarana edutainment yang mencerdaskan bagi masyarakat. Beragam agenda kegiatan terkait dengan astronomi bisa dinikmati masyarakat di tempat ini.

Pasca peleburan pada Dinas Pendidikan untuk semua tingkatan pendidikan pada tahun 2009, nama resmi Planetarium Jakarta sebenarnya adalah Planetarium dan Observatorium Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Meski demikian, masyarakat luas lebih populer dengan sebutan Planetarium.

Planetarium Jakarta memiliki banyak agenda menarik setiap bulannya. Mulai agenda yang sifatnya rutin hingga agenda-agenda khusus seperti edukasi ke sekolah, teater tata surya ataupun pengamatan matahari dan bulan. Ada juga acara yang sifatnya terjadwal, seperti pengamatan benda langit seperti peneropongan planet-planet dalam tata surya.

Planetarium dan Observatorium Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat

Planetarium dan Observatorium Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat (via myeatandtravelstory.wordpress.com)

Edukasi tentang astronomi dilakukan secara bergiliran ke sekolah-sekolah di wilayah DKI Jakarta. Dalam seminggu setidaknya ada 20 sekolah dasar. Selain memberikan edukasi terkait dengan astronomi, dibagikan juga buku-buku bacaan terkait dengan Planetarium Jakarta maupun buku-buku tentang astronomi.

Planetarium Jakarta juga terlibat dalam kegiatan-kegiatan lain seperti pengamatan hilal ataupun fenomena-fenomena astronomi seperti Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi pada 2016 lalu. Saat itu, Planetarium Jakarta menyelenggarakan acara nonton bareng GMT. Ada 4000-an kacamata GMT yang disediakan. Namun, jumlah masyarakat yang datang kala itu mencapai ribuan.

Meneropong Benda Langit

Salah satu agenda Planetarium Jakarta yang banyak dinanti warga adalah pengamatan benda-benda langit, yakni planet-planet yang ada dalam tata surya. Khusus pengamatan planet-planet, biasanya disesuaikan dengan periode peredaran planet dalam tata surya. Misalnya, kegiatan pengamatan planet Jupiter yang bisa dilakukan sejak 12 April hingga 15 April lalu. Jadi sangat tergantung dengan kapan titik terdekat planet-planet dengan bumi.

Antusias masyarakat dalam kegiatan pengamatan planet Jupiter juga sangat besar saat itu. Antrian masyarakat yang didominasi oleh anak-anak dan orang dewasa terlihat mengular. Bahkan, petugas terpaksa harus membatasi antrian karena jumlahnya mencapai lebih dari 300 orang. Padahal kegiatan pengamatan dilakukan satu persatu dengan waktu pengamatan yang dibatasi mulai dari lepas magrib hingga sekitar pukul 21:00.

Berbagai aktivitas pengamatan dan pembelajaran perihal astronomi bisa dilakukan di Planetarium Jakarta

Berbagai aktivitas pengamatan dan pembelajaran perihal astronomi bisa dilakukan di Planetarium Jakarta (via blogunik.com)

Pengamatan sendiri dilakukan dengan menggunakan teropong cermin. Teropong ini memiliki susunan optiknya ada yang menggunakan cermin dan menggunakan lensa. Planetarium Jakarta memiliki tiga jenis teropong serupa. Namun dua diantaranya rusak dan hanya satu kini masih bisa beroperasi. Itupun merupakan teropong lawas yang dibuat tahun 1904. Sedangkan teropong portable memang cukup banyak tersedia.

Selain pengamatan planet, ada juga pengamatan benda langit lainnya seperti matahari dan bulan. Untuk pengamatan matahari dan bulan ini, tidak ada waktu-waktu khusus. Keduanya bisa diamati setiap hari dengan jadwal yang sudah ditentukan. Semua kegiatan pengamatan gratis.

Selain itu, ada teater tata surya. Di sini, pengunjung bisa merasakan sensasi menikmati jagad tata surya termasuk bumi yang menjadi tempat tinggal mahluk hidup, termasuk manusia. Khusus untuk menikmati teater ini, pengunjung dikenai biaya Rp 7.500 untuk dewasa dan Rp 4.000 untuk anak-anak. Ada sekitar 11 judul film yang dimiliki Planetarium Jakarta. Planetarium dan Observatorium Jakarta beralamat di Komplek Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat dengan hari operasional dari Senin sampai dengan Jumat. Khusus untuk jadwal peneropongan matahari adalah setiap hari (pukul 09.00 – 09.30, 11.00 – 12.00, dan 13.30 – 14.30). (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.