PPSU, Pahlawan Kota Jakarta


Petugas PPSU alias pasukan oranye yang mengubah wajah Jakarta

Petugas PPSU alias pasukan oranye yang mengubah wajah Jakarta (via kompas.com)

Mengapa PPSU ?

Halo Jakartans! Gagasan perekrutan Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), pertama dicetuskan oleh Basuki Tjahaja Purnama kala menjabat Gubernur DKI Jakarta, yang saat itu risih melihat banyaknya sampah, saluran air tersumbat, dan jalanan rusak di Jakarta, padahal sudah ada puluhan ribu pekerja di lapangan.

Kapan Dibentuk ?

PPSU dibentuk pada 13 Mei 2015 lewat Peraturan Gubernur No.169 Tahun 2015 tentang penanganan prasarana dan sarana umum tingkat kelurahan, dalam rangka mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Apa Tugas Utama PPSU ?

  • Penanganan prasarana dan sarana jalan, yang bertugas untuk perbaikan jalan berlubang, perbaikan trotoar, serta pengecatan kantin.
  • Penanganan prasarana dan sarana saluran, yang bertugas untuk memperbaiki saluran air yang tersumbat, memperbaiki saluran yang tersumbat total, serta melaporkan bila ada pembangunan infrastruktur yang mengganggu saluran air.
  • Penanganan prasarana dan sarana taman, yang bertugas menangani pohon tumbang, memangkas ranting yang menutupi rambu-rambu lalu-lintas, membabat rumput dan semak yang sudah mengganggu, mengambil pot-pot rusak, serta melaporkan penebangan pohon pelindung ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait melalui Kelurahan.

Tentang Petugas PPSU

  • PPSU berseragam oranye, dalam melaksanakan tugasnya juga mendapatkan hak layaknya pekerja pada umumnya. Yakni seragam dan alat kerja, gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta per bulan yang dibayarkan melalui Bank DKI, asuransi kesehatan, dam ketenagakerjaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
  • Petugas PPSU di tiap kelurahan berjumlah rata-rata 40 – 70 orang, tergantung kebutuhan di kelurahan tersebut.
  • Petugas PPSU dibekali berbagai pelatihan, salah satunya menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) hingga memadamkan api dengan alat seadanya seperti menggunakan karung basah. Diharapkan PPSU bisa melakukan penanganan awal sebelum petugas datang.

Mekanisme Melaporkan Gangguan

  1. Unduh aplikasi Qlue di iOS atau Android.
  2. Jepret foto gangguan atau kerusakan di lingkungan Anda.
  3. Unggah foto tersebut melalui aplikasi Qlue yang disertai keterangan penjelasan foto.
  4. Pasukan PPSU dengan sigap akan memverifikasi laporan Anda dan langsung menuju tempat lokasi yang dilaporkan untuk menyelesaikan masalah.
  5. Waktu tindak lanjut laporan beragam, tapi bisa secepat 5 menit!

Tidak Menghilangkan Budaya Gotong-Royong

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kala itu menilai budaya gotong royong tidak akan hilang karena keberadaan PPSU. Sebab, tidak mungkin warga Jakarta diminta kerja bakti setiap hari untuk membersihkan wilayah masing-masing. Di situ peran PPSU dibutuhkan untuk menjaga kebersihan Jakarta setiap hari. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.