Pulau Pramuka, Cyber Island


Halo Jakartans! Kabupaten Kepulauan Seribu terus bertumbuh dan membangun. Penyiapan perangkat teknologi informasi seperti internet menjadi suatu keharusan. Selain untuk menunjang pariwisata, juga dalam keseharian masyarakat yang tinggal di pulau tersebut juga membutuhkan kehadiran internet.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sampai saat ini telah memberikan fasilitas untuk mengakses internet secara gratis di semua pulau yang berpenghuni. Hingga tahun 2017 dari 11 pulau yang menjadi bagian dari Kabupaten Kepulauan Seribu, hanya satu pulau yang belum ada jaringan internetnya, yakni Pulau Sabira. Tapi pada Mei 2018 lalu, Pulau Sabira telah terkoneksi internet sepenuhnya.

Akses teknologi informasi yang sudah menyentuh wilayah kepulauan ini merupakan kebanggaan tersendiri. Tidak hanya jajaran pemerintah yang harus akrab dengan penggunaan internet untuk berbagai keperluan tugas. Tapi juga masyarakat turut serta menikmati kemajuan teknologi tersebut. Selain itu, jaringan internet sangat diperlukan mengingat Kepulauan Seribu yang terdiri dari 11 pulau yang berpenghuni ini letaknya lumayan berjauhan. Sehingga sarana komunikasi menggunakan jaringan internet memiliki nilai strategis.

Dermaga di Pulau Pramuka dengan sambutan Cyber Island

Dermaga di Pulau Pramuka dengan sambutan Cyber Island (via gegeschamber.blogspot.com)

Untuk dapat mengakses internet secara gratis tersebut, upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kepulauan Seribu adalah membangun dua menara Base Transceiver Station (BTS). Dengan hadirnya dua BTS tersebut, kecepatan koneksi internet di wilayah yang memiliki 110 pulau ini akan mencapai 10 Mbps. Barangkali karena itulah, ibu kota kabupaten, yakni Pulau Pramuka kini berjuluk Cyber Island. Nama Pramuka Cyber Island seolah menjadi pembeda dari pulau-pulau lainnya. Di pulau ini, sarana komunikasi maupun teknologi informasi bisa dinikmati layaknya di lima wilayah DKI lainnya.

Dengan hadirnya jaringan internet ini, Suku Dinas Komunikasi, Informasi dan Humas (Sudin Kominfomas) Kabupaten Kepulauan Seribu yang berkantor di Pulau Pramuka kini memiliki dua media yang bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat, khususnya warga Kepulauan Seribu. Dua media tersebut adalah media dalam jaringan (daring) beritapulauseribu.com serta Radio Kepulauan Seribu (RKS) 107,7 FM yang bisa di dengar melalui streaming. Kehadiran dua media ini diharapkan dapat membuat masyarakat pulau semakin terbuka dengan beragam informasi. Baik informasi seputar kegiatan di pulau maupun informasi mengenai DKI Jakarta umumnya. Hampir setiap pulau punya lebih dari satu dermaga. Jadi setiap pagi sejak adzan subuh sudah mengudara di Kepulauan Seribu dan setiap dermaga.

Ruang studio Radio Kepulauan Seribu

Ruang studio Radio Kepulauan Seribu (via pulauseribu.jakarta.go.id)

Bukan hanya dermaga, sarana umum seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang berada di Pulau Untung Jawa juga dilengkapi sarana untuk mengakses internet secara cuma-cuma. RPTRA Amiterdam yang diresmikan pada Oktober 2015 silam oleh Gubernur DKI Jakarta kala itu, Basuki Tjahaja Purnama, diharapkan dapat menjadi sarana belajar mengajar bagi siswa dan masyarakat.

Untungkan Masyarakat

Menurut Sudin Kominfomas Kepulauan Seribu, sebutan Pramuka Cyber Island muncul saat adanya bantuan seperangkat komputer berbasis jaringan internet dari satu perusahaan telekomunikasi pada tahun 2009. Bantuan itu diberikan untuk memperluas jaringan yang dimiliki perusahaan tersebut sekaligus mempromosikan produk-produknya.

Kemudian bantuan dari perusahaan yang sama datang kembali dengan paket perangkat komputer berikut pendingin udara di empat titik, yakni di rumah sakit, di sekolah dan taman bacaan anak dan di kantor rukun warga. Sejak komputerisasi dan jaringan internet masuk di Kepulauan Seribu, barangkali sejak itu Pulau Pramuka disebut Cyber Island.

Terdapat dua tower BTS di Pulau Pramuka

Terdapat dua tower BTS di Pulau Pramuka (via pulau-seribu.com)

Dampak kehadiran internet tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan ke Pulau Seribu. Karena banyaknya informasi yang tersedia di dunia maya arus wisatawan ke pelbagai pulau di Kepulauan Seribu pun meningkat setiap akhir pekannya. Dari sisi kegiatan masyarakat juga membawa manfaat, khususnya bagi dunia pendidikan di Kepulauan Seribu. Pelajar bisa mencari tambahan informasi pelajaran dari internet. Sementara para pendidiknya juga bisa meluaskan wawasannya dari informasi yang ada di dunia maya.

Keberadaan internet melalui Wi-Fi yang ada di Kepulauan Seribu juga sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan. Sejalan dengan itu mulai tahun 2015 lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan sistem elektronik dalam setiap kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, kota, hingga Provinsi. Pegawai pun membutuhkan internet untuk kegiatannya. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

 

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.