Setu Babakan, Pusat Seni dan Budaya Betawi



Mengenal Kampung Tradisional Betawi

Halo Jakartans! Suasana perkampungan Betawi tempo dulu yang khas dengan rumah dan berbagai adat istiadatnya akan hadir di kawasan Kampung Wisata Betawi Setu Babakan, Jakarta Selatan. Replika kampung Betawi yang sudah direncanakan, akan dibangun lengkap dengan berbagai ornamen khas Betawi.

Berdasarkan informasi dari Unit Pelaksana (UP) Setu Babakan, replika kampung Betawi dibangun di Zona C Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan dengan luas 3,2 hektar. Anggaran untuk pembangunan itu diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai total Rp 17 miliar yang dimulai pada Mei 2018.

Setu Babakan sedang disiapkan untuk menjadi kawasan terpadu untuk mengakses berbagai budaya dan seni Betawi pada masa kini dan masa lampau

Setu Babakan sedang disiapkan untuk menjadi kawasan terpadu untuk mengakses berbagai budaya dan seni Betawi pada masa kini dan masa lampau (via fajar.co.id)

Dalam replika tersebut, akan dihadirkan budaya Betawi lengkap dengan berbagai ornamen khasnya. Tak lupa ada pula suasana perkampungan Betawi asli, perkampungan Betawi di perkotaan, serta komunitas budaya Betawi yang selama ini sudah ada. Nantinya siapapun yang akan datang ke replika perkampungan akan merasakan nuansa Betawi asli dan benar-benar asli. Jadi, itu benar-benar Betawi tempo dulu dan sekarang.

Selain Zona C, pihak UP Setu Babakan menyebutkan pengembangan kawasan Setu Babakan juga dilakukan di area lain yang mencakup Embrio, Zona A, dan Zona B. Pengembangan tersebut masuk dalam program revitalisasi yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melestarikan kebudayaan Betawi.

Aneka wisata di kawasan Setu Babakan

Aneka wisata di kawasan Setu Babakan (via pinterest.com)

Di luar Zona C yang akan dikebut pengerjaannya tahun depan, program pengembangan fisik juga dilakukan tahun ini di Zona B. Di zona tersebut, tahun 2016 lalu Pemprov DKI Jakarta sudah berhasil membebaskan lahan seluas 3.700 meter persegi yang akan dibangun untuk lokasi penataan pedagang kaki lima (PKL). Untuk kawasan tersebut hanya akan menampung maksimal 200 PKL. Jika masih ada PKL, maka kita akan tertibkan mereka ke lokasi sementara yang akan ditentukan nanti.

Panggung Budaya Betawi

Tak cukup dengan menghadirkan replika kampung Betawi, Pemprov DKI juga membangun gedung serba guna yang akan digunakan salah satunya sebagi tempat pertunjukkan kesenian dan budaya Betawi di ruang tertutup. Pembangunannya menelan biaya hingga Rp 11,5 miliar. Nantinya, di gedung ini akan ada pertunjukkan dengan panggung tertutup. Pertunjukkan itu mencakup kesenian dan budaya Betawi yang selama ini sudah dipertunjukkan sepanjang tahun di panggung terbuka yang berlokasi tidak jauh dari gedung serba guna.

Salah satu pentas yang ditampilkan di Perkampungan Budaya Betawi di kawasan Setu Babakan yang terus dilakukan pengembangan untuk melestarikan budaya Betawi

Salah satu pentas yang ditampilkan di Perkampungan Budaya Betawi di kawasan Setu Babakan yang terus dilakukan pengembangan untuk melestarikan budaya Betawi (via wavel.com)

Kesenian dan budaya yang rutin tampil di panggung terbuka berjalan sepanjang tahun dan dilaksanakan pada akhir pekan. Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jakarta Selatan menyebut, dengan dilakukannya revitalisasi Setu Babakan, termasuk pembangunan replika perkampungan budaya Betawi di dalamnya, diharapkan masyarakat Jakarta dan Indonesia bisa mengenal lebih jauh seperti apa kebudayaan Betawi yang sebenarnya. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Sejarah Setu Babakan

  • Setu Babakan adalah cagar budaya di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
  • Setu berarti danau dalam bahasa Sunda. Setu Babakan diapit oleh dua buah danau.
  • Pada 2004, kawasan Setu Babakan tersebut dijadikan Pusat Perkampungan Betawi bersamaan dengan HUT DKI yang ke-474.
  • Di Setu Babakan banyak perkampungan Betawi asli. Daerah cagar budaya ini meliputi 165 hektar, terdiri dari Kebun Rakyat, Perkampungan Masyarakat Betawi, dan kedua danau yang mengapit perkampungan tersebut.

Kuliner Khas Betawi di Setu Babakan

  • Kerak Telor.
  • Toge Goreng.
  • Arum Manis.
  • Rujak Bebek.
  • Es Potong.
  • Soto Betawi.
  • Es Duren.
  • Nasi Uduk.
  • Bir Pletok.
  • Nasi Ulam.

Wisata Budaya

Rumah khas Betawi :

  1. Betawi gudang atau kandang.
  2. Rumah Betawi Kebaya atau Bapang.
  3. Rumah Joglo, hampir serupa dengan rumah khas Yogyakarta.

Kesenian Betawi :

  1. Lenong.
  2. Tari Topeng.
  3. Tanjidor.
  4. Marawis.
  5. Gambang Kromong.
  6. Tari Lenggang Nyai.
  7. Tari Narojeng.

Upacara Adat Betawi :

  1. Penganten Sunat.
  2. Pindah Rumah.
  3. Khatam Qur’an.
  4. Nujuh Bulan.
Bagikan :
Irvano

Irvano

Pemilik dan pengelola dari situs Jakartan.id. Silahkan menhubungi saya melalui email di irvano[at]jakartan.id atau irvano[at]dkijakarta.id

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.