Taman Benyamin Sueb Lestarikan Legenda Betawi


Halo Jakartans! Tak jauh dari stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, bangunan kuno berdiri megah. Bercat putih, dengan tiang penyangga di terasnya yang rimbun di antara pepohonan. Terletak di Jalan Bekasi Timur Raya No.73, Jatinegara, inilah Taman Benyamin Sueb, cagar budaya yang diresmikan Gubernur Anies Baswedan pada 22 September 2018.

Pada 1938 – 1942, bangunan tersebut dijadikan kantor Bupati Meester Cornelis. Dilanjutkan di 1945 – 1949 secara bergantian dikuasai pejuang RI yang tergabung dalam Kesatuan Laskar Rakyat Jakarta. Pada 1953, bangunan tersebut jadi Markas Komando Militer (Kodim 05/05 Kota Jatinegara). Bangunan yang jadi cagar budaya ini disulap oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi Taman Benyamin Sueb. Di sinilah, karya-karya sang maestro Betawi itu bakal dimuseumkan.

Warga sedang menikmati suasana Taman Benyamin, yang kini dijadikan lokasi kebudayaan Betawi

Warga sedang menikmati suasana Taman Benyamin, yang kini dijadikan lokasi kebudayaan Betawi (via Media Jaya)

Tempat ini berfungsi sebagai rujukan warga perihal Budaya Betawi. Di belakang gedung ada tempat terbuka cukup luas. Empat gazebo disiapkan di setiap sudutnya mengelilingi taman dengan rumput hijaunya. Rumah-rumah bergaya Betawi juga dihadirkan. Warga bisa memarkirkan kendaraan mereka di basement gedung. Karya seni Benyamin Sueb dikumpulkan dari keluarga, teman, hingga fans fanatik untuk dipajang. Mulai koleksi album musik, karya film, hingga alat musik. Selain dikenal dengan lagu-lagunya yang kocak dan bersahaja, Benyamin Sueb adalah aktor, pelawak, sutradara, dan penyanyi. Sepanjang hidupnya, pelantun lagu ‘Hujan Gerimis Aje’ itu telah menghasilkan 75 album musik dan 53 judul film.

Rujukan Budaya

Selain karya hasil sang legendaris, di gedung dipajang juga benda-benda koleksi peninggalan legenda budayawan Betawi tersebut. Tentunya, barang-barang koleksi seperti foto-foto, pakaian, poster film, serta benda peninggalan sejarah lainnya telah mendapat persetujuan dari pihak keluarga untuk diletakkan di museum ini.

“Kita ingin agar Budaya Betawi ada sebuah tempat di mana kita bisa merujuk. Kita beruntung karena ada seorang budayawan besar legendaris, namanya Benyamin Sueb. Di situ ada banyak sekali peninggalan beliau, replika-replika yang selama ini dirawat oleh keluarga dan dijaga,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meresmikan Taman Benyamin Sueb.

Menurutnya, karya Budayawan Benyamin Sueb bukan sekadar tontonan yang merefleksikan masa lalu. Tapi, yang tidak kalah penting, peresmian museum ini menjadi tempat lahirnya Benyamin Sueb baru di masa kini. “Kita berharap dari sini, kita bertanggung jawab untuk muncul lebih banyak lagi seniman Betawi. Tidak hanya di tuan rumah Jakarta, tetapi juga di seluruh tempat di seluruh dunia,” katanya.

“Jadi, kita berharap Museum dan Taman Benyamin Sueb ini jadi tempat belajar, menjadi milik semua orang, tidak boleh milik hanya sekelompok orang. Kegiatan kebudayaan giat hadir di sini. Sehingga kita buat museum ini bukan tempat tentang masa lalu, tapi tempat masa kini dan masa depan,” ungkapnya.

Pertunjukan budaya Betawi mulai lenong, ondel-ondel hingga lomba tari pembinaan seni dan budaya dihelat di Taman Benyamin Sueb

Pertunjukan budaya Betawi mulai lenong, ondel-ondel hingga lomba tari pembinaan seni dan budaya dihelat di Taman Benyamin Sueb (via Media Jaya)

Menurut informasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta akan merenovasi kecil Taman Benyamin Sueb itu di tahun 2019 ini. Renovasi itu diperuntukkan agar keberadaan Museum Benyamin Sueb nantinya lebih nyaman dikunjungi warga Jakarta. Namun, masyarakat masih tetap bisa menggunakan Taman Benyamin Sueb untuk berkegiatan kesenian.

Selain itu, Taman Benyamin Sueb juga diharapkan dapat menjadi tempat menampilkan seni kontemporer dan menampung karya seni generasi milenial yang berbasis teknologi informasi budaya yang di dalamnya berdiri Museum Kebudayaan Betawi. Hal itu sejalan dengan SK Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1156 Tahun 2018 tentang Penetapan Gedung Eks-Kodim 0505 di Jalan Bekasi Timur Nomor 73 Kota Administrasi Jakarta Timur sebagai Taman Benyamin Sueb, yang ditandatangani pada 9 Agustus 2018. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Bagikan :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.