Taman Kalijodo, Didatangi Pengunjung dari Luar Jakarta


Kalijodo, Riwayatmu Kini…

Halo Jakartans! Berbeda dengan taman-taman lain di Jakarta, Taman Kalijodo menggabungkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dalam satu area dengan Skate Park dan BMX Park bertaraf internasional. Taman tersebut diresmikan pada Desember 2016.

Awal 2016 lalu, Kalijodo masih menjadi kawasan prostitusi dengan kafe remang-remang dan bangunan-bangunan liar. Namun cerita buram tersebut kini disulap menjadi sebuah taman kota dengan berbagai fasilitas pendukungnya.

Dinding mural pada Taman Kalijodo yang merupakan hasil CSR dari Sinar Mas Land

Dinding mural pada Taman Kalijodo yang merupakan hasil CSR dari Sinar Mas Land (via len-diary.com)

Taman Kalijodo menempati area seluas empat hektar, bisa disebut sebagai model penataan kawasan bantaran kali yang sukses. Meski belum rindang, tapi Taman Kalijodo sudah dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata alternatif yang murah meriah bagi warga Jakarta.

Taman Kalijodo dirancang dengan kontur unik sesuaikan kebutuhan kegiatan masyarakat. Mulai berolah raga, bermain, hingga ruang pertemuan. Fasilitas lainnya adalah toilet nyaman dan bersih, ruang laktasi untuk menyusui, tempat ibadah, area bermain anak, area pedagang kaki lima, hingga lapangan olah raga seperti futsal.

Aktivitas skater di Taman Kalijodo

Aktivitas skater di Taman Kalijodo (via analisadaily.com)

Berbeda dengan RPTRA atau taman lainnya di Jakarta, Taman Kalijodo dilengkapi dengan area Skate Park dan BMW Park seluas sekitar 2000-an meter persegi. Kedua fasilitas ini, dirancang dengan standar internasional. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan atlet skater dan BMX sebagai sarana latihan.

Sejak diresmikan, banyak warga memanfaatkan keberadaan Taman Kalijodo. Mereka yang datang tidak hanya warga di sekitar Kalijodo, tapi dari luar Jakarta, seperti Tangerang, Bekasi, maupun Depok. Rata-rata mereka penasaran dengan Taman Kalijodo.

Seperti saat akhir pekan lalu, sejumlah warga terlihat tengah manfaatkan sejumlah fasilitas yang ada di Taman Kalijodo. Beberapa skater juga tengah mencoba wahana skate yang dinilai sangat menantang, khususnya pada cradle-nya. Cradle yang dimaksud adalah venue di skate park berbentuk setengah lingkaran berdiameter hampir sekitar lima meter.

Pengunjung tampak menikmati suasana Taman Kalijodo yang bersih dan nyaman. Keberadaan Taman Kota seperti ini sangat penting mengingat dibanding kota-kota besar lain di dunia jumlah taman kota di Jakarta masih relatif sedikit.

Pengunjung tampak menikmati suasana Taman Kalijodo yang bersih dan nyaman. Keberadaan Taman Kota seperti ini sangat penting mengingat dibanding kota-kota besar lain di dunia jumlah taman kota di Jakarta masih relatif sedikit. (via upnyk.ac.id)

 

Area bermain anak di Taman Kalijodo

Area bermain anak di Taman Kalijodo (via wartakota.tribunnews.com)

Sudah saatnya sekarang, Taman Kalijodo harus segera dihijaukan dengan pepohonan besar yang siap tanam. Mengingat, peruntukan Taman Kalijodo sebagai ruang terbuka hijau. Untuk menghidupkan taman selama 24 jam, terutama saat akhir pekan, perlu adanya pengaturan jadwal komunitas yang memanfaatkan area Skate Park maupun BMX Park dan area lainnya. Perlu dipikirkan juga fasilitas parkir khusus sepeda dan akses jalur Transjakarta ke Taman Kalijodo. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Mengenal Taman Kalijodo

  • Sejarah Kalijodo berawal sebagai tempat mencari jodoh.
  • Terletak di Jalan Kepanduan II, wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
  • Era tahun 1950-an, kawasan ini merupakan area nongkrong remaja untuk mencari jodoh.
  • Memasuki era 1970-an, kawasan ini mulai menjadi tempat prostitusi dan judi di Jakarta.
  • Tanggal 29 Februari 2016 dibongkar oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Bapak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Semua bangunan diratakan dengan tanah.
  • Pada Maret 2016, dimulai pembangunan RPTRA dan RTH Kalijodo.
  • Desember 2016, diresmikan sebagai Taman Kalijodo.
  • Pembangunannya lewat CSR dari Sinar Mas Land dengan biaya Rp 50 miliar – Rp 60 miliar.

 

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.