Trotoar Thamrin – Sudirman Jadi Sabuk Nusantara


Halo Jakartans! Trotoar di sepanjang Jalan Thamrin – Sudirman tidak hanya lebih lebar, tapi juga disiapkan spot ruang ekspresi kebudayaan dari berbagai pelosok nusantara. Termasuk lantai bermotif batik khas di beberapa daerah. Wajar jika trotoar ini disebut sebagai Sabuk Nusantara.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak tinggal diam. Diprediksi akan banyak pejalan kaki di pusat kota. Untuk itu, trotoar sepanjang 6,6 kilometer di jalan MH Thamrin dan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat di tata lebih lebar. Pedestrian ini di sulap menjadi sabuk Nusantara.

Di sebut sabuk Nusantara karena di trotoar ini telah siapkan spot-spot ruang ekspresi kebudayaan dari berbagai pelosok Nusantara. Ruang ekspresi ini bisa digunakan untuk kegiatan seni dan budaya warga Jakarta. Bahkan, di trotoar terpasang lantai bermotif batik khas dari beberapa daerah.

Trotoar Thamrin - Sudirman kini kian nyaman bagi pejalan kaki

Trotoar Thamrin – Sudirman kini kian nyaman bagi pejalan kaki (via mediaindonesia.com)

 

Trotoar Thamrin - Sudirman yang ramah bagi kaum disabilitas dengan guiding block-nya

Trotoar Thamrin – Sudirman yang ramah bagi kaum disabilitas dengan guiding block-nya (via youtube.com)

Trotoar di sepanjang Jalan Thamrin – Sudirman tersebut menjadi lebih lebar hingga 8 meter – 12 meter. Sementara, jalur lambat dan kalur cepat di integrasikan. Secara keseluruhan, jalan Jenderal Thamrin – Sudirman ini memiliki satu jalur bus TransJakarta, 3 jalur kendaraan pribadi dan satu jalur bus reguler serta sepeda motor.

Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta akan memprioritaskan kenyamanan pejalan kaki. Sehingga pedestrian ini menjadi tempat mobilitas yang baik untuk pengguna angkutan umum massal. Tak tanggung-tanggung, Pemprov DKI Jakarta juga akan membuat tempat pembelajaran fasilitas-fasilitas atau utilitas yang ada di bawah trotoar bagi warga Jakarta dengan lantai transparan. Nanti Anda bisa lihat ada ruang-ruang kaca. Sehingga anak-anak sekolah bisa menyaksikan apa saja yang ada di bawah Jalan Thamrin – Sudirman atau di bawah trotoar.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta sudah menyelesaikan pengerjaan revitalisasi trotoar. Mulai dari penataan trotoar dari Bundaran Patung Pemuda, Senayan hingga jembatan Kasablanka. Pemprov DKI memastikan tampilan jalur Thamrin – Sudirman akan jauh berbeda dari sekarang.

Lebih Lebar, Hijau, dan Nyaman

Dengan adanya penggabungan jalur lambat dan jalur cepat yang ada, imbasnya pohon-pohon yang ada telah dipindahkan ke Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Taman BMW di Jakarta Utara dan ruang terbuka di Jalan Tipar Cakung, Jakarta Timur. Sebagiannya lagi, pohon-pohon itu ditebang karena rapuh dan membahayakan pengguna jalan.

Penataan trotoar ini mengakibatkan kurang lebih 110 pohon direlokasi

Penataan trotoar ini mengakibatkan kurang lebih 110 pohon direlokasi (via tirto.id)

Koridor jalan Thamrin – Sudirman ini bakal menjadi koridor jalan kelas dunia sebagai etalase Ibu Kota Jakarta. Pemprov DKI Jakarta telah mengerjakan seluruh proyek ini dalam tempo lima bulan, tepat sebelum perhelatan Asian Games pada Agustus 2018 lalu. Keseluruhan proyek ini menelan anggaran hingga Rp 180 miliar dengan sumber dana berasal dari Dana Kompensasi Peningkatan Koefisiensi Luas Bangunan (KLB) dari 3 perusahaan. (Sumber : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Media Jaya)

Sebarkan artikel :

Jakartan ID

Blog yang bercerita tentang kehidupan di Ibukota Jakarta. Mengulas segala hal sosial, wisata, kuliner, dan gaya hidup warga Jakarta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Konten Situs Terlindungi.